spot_img

Ini Tips LKKNU PCNU Sumenep Ayomi Anak di Masa Pandemi

Kota, NU Online Sumenep

Hari Anak Nasional biasa dilaksanakan setiap tanggal 23 Juli di setiap tahunnya. Tetapi, suasana berbeda di tahun ini karena pandemi masih melanda Indonesia sehingga para orang tua harus pintar pintar memberikan siasat dan strategi bagaimana mendidik anak dengan baik di lingkungan keluarga.

Kru NU Online Sumenep meminta pendapat kepada Iva Misbah, salah satu pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Sumenep beberapa waktu lalu pada Sabtu (24/07/2021) melalui plat fom WhatsApp.

Perempuan yang menjabat di Divisi Media dan Publikasi LKK PCNU Sumenep ini menceritakan bahwa para orang tua harus beradaptasi dengan anak saat terjadi pandemi karena anak-anak banyak meluangkan waktunya di rumah.

“Dengan kondisi pandemi ini, tentu akan banyak berubah dari keseharian, cara sekolah, cara bermain dan lain lain, bagaimana orang tua mampu menerapkan pola asuh. Jadi momen pandemi bisa memikirkan cara cara baru di keluarga. Pandemi ini sudah memasuki tahun kedua,” katanya.

Menurut Pustakawan Dapur Kultur Sumenep ini, harus ada kepedulian dan perhatian dari orang orang dewasa terhadap kondisi yang sedang menimpa nasib anak anak. Seperti ada banyak anak yang menjadi yatim karena orang tuanya meninggal, imuninasi anak terhambat karena kurangnya tenaga kesehatan, atau ada anak anak menikah dini untuk membantu kebutuhan orang tuanya.

Sedangkan tips dari LKKNU ada dua yaitu Pengasuhan bersama di internal keluarga dan lingkungan sosial. Ia menambahkan selama setahun LKKNU akan menerapkan pengasuhan bersama yang dilakukan oleh seorang ayah dan ibu dalam keluarga. Karena selama ini tanggungjawab pengasuhan itu hanya ada pada seorang ibu.

Pengasuhan dalam konteks sosial yaitu keberhasilan kepengasuhan seorang anak juga ditentukan oleh lingkungan sosialnya. Memberikan tanggungjawab atas kesadaran orang orang dewasa bahwa tindakan, sikap orang dewasa dan orang tua lainnya mempengaruhi anak lainnya di luar rumahnya.

“Hal yang mempengaruhi karakter seorang anak adalah teladan. Bagaimana orang tua terus senantiasa refleksi dan evaluasi dirinya sendiri sehingga menjadi teladan bagi anaknya,” pungkasnya.

Editor : Ibnu Abbas

Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi
POST TERKAIT
x