spot_img

Resmikan Cabang ke-72, Komitmen BMT NU Jatim Bangun Kemandirian Ekonomi

Ambunten, NU Online Sumenep

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan (KSPP) Syariah Baitul Maal Wa at-Tamwil Nuansa Umat (BMT NU) kembali meresmikan kantor cabang baru yang ke-72 di Kecamatan Ambunten. Selasa, (27/7/2021).

Hadir dalam acara peresmian tersebut, Jajaran Direksi KSPP Syariah BMT NU Jawa Timur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ambunten. Acara digelar dengan peserta terbatas mengingat saat ini masih dalam masa pandemi.

Lokasi kantor cabang baru tersebut berada di sebelah timur Pondok Pesantren Assadad Desa Ambunten Kecamatan setempat. Seperti biasa, dalam peresmian cabang baru, juga melalui pihak MWCNU dan dilibatkan sebagai jajaran Pengawas di kelembagaan kantor cabang.

H. Masyudi Kanzillah, Direktur Utama KSPP Syariah BMT NU Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena sampai saat ini sudah mencapai 72 kantor cabang. Sebuah proses yang panjang dan penuh tantangan.

Bismillah ala barakatillah. Alhamdulillah. Hari ini Selasa 27 Juli 2021, telah meresmikan Kantor Cabang ke-72 BMT NU Jawa Timur di Kecamatan Ambunten Sumenep,” ungkapnya.

Pria alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo itu juga berharap agar kehadiran BMT NU Jawa Timur di Kecamatan Ambunten bisa menebar manfaat sebagaimana yang dicita-citakan, yakni bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mardatillah.

“Semoga kehadiran BMT NU di Kecamatan Ambunten senantiasa menebar manfaat sebagaimana tujuan utama didirikannya lembaga ini. Berkah dengan ekonomi syariah, semangat bermanfaat untuk umat,” imbuhnya.

Di kesempatan itu, Kiai Kurdy Khan, Bendahara PCNU Sumenep mengingatkan tentang pentingnya membangun ekonomi berbasis jamaah. Dalam rangka meningkatkan ekonomi warga NU, baik secara jamaah maupun jam’iyah.

“Kegiatan ekonomi yang berbasis jamaah perlu kita dorong secara bersama-sama demi meningkatkan ekonomi warga NU,” tuturnya.

Kiai Kurdy, sapaan akrabnya, juga mengapresiasi geliat BMT NU Jawa Timur yang setiap kali mendirikan kantor cabang, pasti melalui pihak MWCNU. “Yang perlu diapresiasi bukan hanya karena sudah menyebar di Jawa Timur. Tapi juga karena sejarah dan proses lahirnya cabang melalui MWC NU,” imbuhnya.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 dimana seluruh sektor kehidupan, termasuk ekonomi, mengalami penurunan, justru BMT NU Jawa Timur semakin berkembang. Hal itu terjadi karena, menurut Kiai Kurdy, proses pemberdayaan ekonominya berbasis jamaah, dan juga tentu tidak lepas dari barakah para Muassis NU.

Lebih jauh, KH. Muhammad Uways, Ketua MWCNU Ambunten, mengajak kepada Nahdliyin untuk bersama-sama membesarkan BMT NU. Hal itu sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian ekonomi. Karena setiap keuntungan yang didapatkan, dialokasikan untuk kaum dluafa dan anak yatim.

“Karena keuntungan yang didapatkan jelas bukan hanya diberikan kepada anggota, tapi juga kepada kaum dluafa dan anak yatim. Lebih-lebih untuk kemandirian ekonomi NU,” pungkasnya.

Ibnu Abbas
Pemimpin Redaksi NU Online Sumenep
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi
POST TERKAIT
x