spot_img

Bulan Agustus, Kibarkan Bendera Merah Putih

Kota, NU Online Sumenep

Saat memasuki bulan Agustus, seluruh bangsa Indonesia akan menyemarakkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI). Secara historis, 17 Agustus 1945 merupakan puncak segalanya. Sebab di momen itu, Presiden RI ke I, yaitu Ir Soekarno membacakan teks Proklamasi.

Di usia ke-76, warga NU mulai memasang umbul-umbul di rumahnya masing-masing. Bahkan gerakan serentak yang diinstruksikan oleh pemerintah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), menjadi pelecut pada seluruh pengurus NU di semua tingkatan untuk mengibarkan sangsaka merah putih, termasuk di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan pesantren.

Kata Kiai Ach Subairi Karim, NU yang didirikan oleh para waliyullah dan ulama yang memegang teguh nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

“Seperti yang dinyanyikan oleh kita, hubbul wathan minal iman, cinta tanah air adalah bagian dari iman. Ingat, ini bukan potongan ayat Al-Qur’an dan hadits. Tetapi NU membuktikan pada dunia bahwa peran ulama dan kiai Nusantara memeliki pengaruh besar saat masa penjajahan. Beliau bersama santrinya ikut andil memperjuangkan dan mempertahankan Tanah Air Indonesia secara mati-matian,” ungkap Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep pada reporter, Kamis (1/8/2021) di kediamannya.

Di kesempatan yang sama, NU Online Sumenep (NUOS) turut serta dalam gerakan serentak ini. Poster ajakan pada Nahdliyin sudah disebarkan lewat beberapa platform, seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, dan Twitter. Irwan Sujatmiko menegaskan bahwa, gerakan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengkampanyekan pengibaran bendera merah putih yang dulu dijahit oleh Ibu Negara Fatmawati.

“Kami berharap gerakan pasang bendera di perkantoran, perumahan, bahkan di beberapa kendaraan, bisa memupuk nilai-nilai nasionalisme,” harap Wakil Sekretaris PCNU Sumenep itu.

Menurutnya, ajakan pengibaran bendera harus disambut warga. Jika ada kerabat dan kolega tidak memasang bendera, maka ingatkanlah secara santun dan edukatif.

“Merdeka,” pungkasnya.

Editor: Firdausi

Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi
POST TERKAIT
x