spot_img

HSN 2021, LBM NU Sumenep Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

Kota, NU Online Sumenep

Panitia Hari Santri Nasional (HSN)  Pengurus Cabang (PC) Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) Sumenep menggelar lomba baca kitab kuning untuk tiga tingkata. Tingkat ula (13-16 tahun) menggunakan kitab Taqrib, tingkat wustha (17-20 tahun) menggunakan kitab Fathul Qorib, dan tingkat ‘ulya (21-30 tahun) menggunakan kitab Fathul Mu’in, Rabu (13/10/2021) di aula setempat. Acara ditayangkan langsung secara live di kanal YouTube TVNU Sumenep.

Sebelum acara dimulai, KH Hariri Bisri membaca syarat dan ketentuan lomba. Pertama, peserta adalah santri/siswa aktif di Pondok Pesantren /lembga pendidikan Islam yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Siswa (KTS).

“Peserta adalah perorangan dan diharuskan hadir 10 menit sebelum perlombaan dimulai,” ujar pengurus LBM NU Sumenep itu.

Adapun kriterianya adalah qiroah, terjemah, bayan, lahjah/fashohah, dan pendalaman materi. Sedangkan teknis perlombaan adalah lomba dilaksanakan satu tahapan, peserta akan maju dalam satu tahapan, peserta maju berdasarkan nomor urut, durasi qiroah 5-7 menit, durasi pendalaman materi (demo) 5 menit, dan pemenang akan diumumkan saat penutupan HSN.

Di kesempatan yang sama, Kiai Hariri sapaannya juga membacakan tata tertib lomba, antara lain, peserta berpenampilan rapi dan sopan, mematuhi protokol kesehatan, peserta mengambil satu maqra 1 menit sebelum tampil.

“Jika peserta tidak datang setelah 3 kali panggilan, maka secara otomatis didiskualifikasi, dewan juri berhak mengakhiri peserta sebelum waktu usai. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat,” pungkasnya.

Dewan juri tingkat ula adalah Kiai Syafiq Mas’ud dan Kiai Muhyiddin. Tingkat wustha adalah Kiai Muhammad Bahrul Widad, Kiai Ahmad Rofiqi, dan Kiai Hatok Sudarto. Tingkat ‘ulya adalah KH Imam Hendriyadi , KH Chairul Anam, dan Kiai Waqid Wahid.

Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi
POST TERKAIT
x