spot_img

Sinergi Ulama-Umara, Masjid Jamik Sumenep Peringati Maulid Nabi

Kota, NU Online Sumenep

Masjid Jamik Sumenep menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tersebut dipusatkan di halaman masjid setempat, Senin (18/10/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hj. Dewi Khalifah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep, jajaran Pengurus Takmir dan Remaja Masjid, serta pimpinan pondok pesantren.

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi mengajak kepada seluruh masyarakat agar menjadikan spirit Maulid Nabi Muhammad SAW untuk memerangi Covid-19. Salah satunya dengan bersama-sama mencapai kekebalan komunal atau Herd Immunity. Hal itu tentu agar aktivitas masyarakat kembali normal.

“Secara umum perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sumenep sudah landai. Artinya penambahan kasus positif sudah tidak ada secara signifikan. Namun vaksinasinya masih tergolong rendah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia berharap dukungan dari semua pihak, utamanya para alim ulama dan tokoh masyarakat, untuk berperan aktif mengampanyekan vaksinasi agar target segera tercapai.

“Saya yakin, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat, target vaksinasi di Kabupaten Sumenep dapat tercapai,” harapnya.

Sementara Ketua Remaja Masjid Jamik Sumenep, Fauzi Al-Qadiri mengatakan, bahwa baru tahun ini Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menggandeng Pemkab Sumenep. Sebuah terobosan baru dalam mewujudkan harmoni antara pemerintah dengan masjid yang menjadi ikon bersejarah Sumenep.

“Alhamdulillah, baru kali ini ya kita menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Pemkab Sumenep. Hal ini sebagai wujud harmoni yang kita bangun untuk Sumenep lebih baik ke depannya,” ungkap Fauzi kepada NU Online Sumenep.

Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, panitia penyelenggara sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak Kepala Polisi Resort (Kapolres) untuk menertibkan masyarakat yang hadir agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak berwajib. Dan Alhamdulillah, TNI-Polri juga ikut andil mengamankan dan menertibkan acara ini sejak tadi. Pun juga peralatan protokol kesehatan kita sediakan, seperti masker, hand sanitizer dan juga fasilitas cuci tangan,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, tradisi yang biasa dihelat Masjid Jamik Sumenep saat momentum Maulid Nabi, semisal Pawai Ta’aruf dan lainnya ditiadakan demi kemaslahatan bersama. Utamanya dalam mengantisipasi membeludaknya jamaah, yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.

“Kita juga meniadakan Pawai Ta’aruf ya. Sudah menjadi tradisi bagi kita di setiap momentum Maulid Nabi menggelar Pawai Ta’aruf. Namun karena masih dalam masa pandemi kita tiadakan. Bahkan acara ini digelar dengan jamaah terbatas,” pungkasnya.

Hadir sebagai penceramah pada kegiatan itu KH. Faqih Imam Anwar dari Lamongan. Hadrah Al-Banjari Syifa El-Qalbi Pimpinan Kiai Zainur Ridla Polay, Gadu Timur, Ganding, Sumenep juga turut memeriahkan acara yang dihadiri ribuan jamaah itu.

Editor: A. Habiburrahman.

Ibnu Abbas
Pemimpin Redaksi NU Online Sumenep
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi
POST TERKAIT
x