Categories:

5 Destinasi Wisata Cocok Isi Libur Kemerdekaan, Ada Gua Soekarno

- Advertisement -

Momen libur kemerdekaan sangat disayangkan bila dilewatkan begitu saja. Usai mengikuti prosesi upacara pengibaran bendera merah-putih, ada baiknya jika berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sumenep yang sarat dengan nuansa kemerdekaan.

Sebagai daerah yang dijuluki ‘The Soul of Madura’, atau Solonya Madura, Sumenep memiliki banyak potensi wisata yang sangat memukau. Tidak hanya alamnya yang eksotis, di Sumenep juga terdapat beberapa artefak peninggalan penjajah.

Untuk mengisi libur kemerdekaan, berikut ini destinasi wisata yang sangat cocok dikunjungi. Selain karena ada kaitan sejarah, juga terdapat beberapa bekas peninggalan penjajah, yang akan membuat para pengunjung seakan kembali ke masa lampau.

1. Museum Keraton Sumenep

Tempat yang satu ini cukup dikenal. Lantaran, Museum Keraton Sumenep banyak menyimpan fakta sejarah yang bisu, mulai dari masa kerajaan sampai pada masa penjajahan. Keraton ini berada di sekitaran pusat kota yang terletak di dekat alun-alun Sumenep, serta persis berada di belakang Rumah Dinas Bupati. Dulu, tempat ini dijadikan sebagai pusat pemerintahan.

Bila berkunjung ke tempat ini, para wisatawan akan melihat secara langsung benda-benda peninggalan keadipatian Sumenep, seperti kereta kencana, Al-Qur’an berukuran besar dengan tulisan tangan. Juga beberapa peninggalan penjajah, seperti meriam dan benda-benda lainnya.

2. Masjid Jamik Sumenep

Bila berkunjung ke masjid yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Sumenep ini, wisatawan akan melihat langsung keindahan perpaduan arsitektur Eropa, Tiongkok, Jawa dan Madura yang sangat indah. Masjid ini dibangun sejak tahun 1787 yang merupakan tempat ibadah keluarga kerajaan Sumenep.

Masjid ini persis berlokasi di jantung kota Sumenep. Pintu masjid yang masih berdiri kokoh menjadi pertanda akulturasi budaya yang begitu eksotis. Serta peninggalan-peninggalan sejarah lainnya yang berada di dalam masjid.

3. Asta Tinggi atau Makam Para Raja Sumenep

Asta Tinggi atau Makam Para Raja Sumenep merupakan destinasi wisata sejarah dan religi di Sumenep. Di tempat ini, para raja-raja Sumenep beserta keturunannya dikebumikan. Berlokasi 3 kilometer di sebelah barat pusat kota.

Selain itu, para pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan arsitektur bangunan yang cukup memukau. Keindahan kota Sumenep terlihat jelas dari lokasi ini, karena tepat berada di dataran tinggi.

4. Kota Tua dan Benteng Kalimo’ok

Selain di seputaran jantung kota Sumenep, artefak peninggalan sejarah juga terdapat di sebelah timur, tepatnya di Kecamatan Kalianget. Pada abad ke 18, daerah ini merupakan pusat kota yang dibangun oleh Belanda lewat kongsi dagangnya VOC. Itulah sebabnya daerah ini disebut sebagai Kota Tua.

Jarak tempuh dari pusat Kota Sumenep ke daerah ini sekitar 10 kilometer. Bila berkunjung ke tempat ini, para wisatawan seakan kembali ke masa lampau. Lantaran, di sisi kiri dan kanan jalan masih terdapat beberapa rumah arsitektur Belanda yang berjejeran rapi.

Tidak jauh dari tempat itu, terdapat pula Benteng Kalimo’ok. Bangunan benteng ini sudah dibangun pada tahun 1785 yang dipergunakan untuk melindungi pulau Madura dari serangan bangsa Eropa lainnya.

Benteng ini berdiri di atas lahan seluas 15.000 meter persegi dengan tembok setinggi tiga meter. Meski bangunan kuno ini kurang terawat dan banyak ditumbuhi semak belukar dan kerusakan pada beberapa sisinya, namun unsur kesejarahan masih melekat kuat.

5. Gua Soekarno

Destinasi wisata yang satu ini memang tidak memiliki kaitan sejarah langsung dengan kemerdekaan Indonesia. Penamaan Gua Soekarno pun tidak lantas sebagai gua peninggalan Presiden Soekarno. Melainkan gua peninggalan seorang Musafir bernama Sukardi yang merupakan penggemar berat Presiden Soekarno.

Itulah mengapa di gua ini terdapat banyak foto-foto Presiden Soekarno. Sehingga gua yang berada di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep ini diberi nama Gua Soekarno.

Gua Soekarno memang sengaja didesain dengan pemandangan yang instagramable. Agar para pengunjung dapat mengabadikan momen dengan foto yang bagus. Tempat ini juga dilengkapi dengan kafe bawah tanah. Sangat cocok untuk bersantai dan melepas lelah usai berkeliling di dalam Gua Soekarno.

Yuk isi momen libur kemerdekaan dengan berkunjung ke beberapa destinasi wisata menarik di Sumenep. Tentu tidak hanya untuk libur saja, tetapi juga untuk merefleksikan perjuangan para pendahulu dalam merebut kemerdekaan.

Dirgahayu Republik Indonesia…

- Advertisement -
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
mm
Redaksihttps://pcnusumenep.or.id
Website resmi Nahdlatul Ulama Sumenep, menyajikan informasi tentang Nahdlatul Ulama dan keislaman di seluruh Sumenep.
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi

TerkaitBaca Juga

TrendingSepekan!

TerbaruUpdate!

Ketua Ansor Sumenep Serap Aspirasi Kader

0
Pragaan, NU Online Sumenep Kiai Qumri Rahman, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep bincang-bincang santai dengan kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP...

Syarat Izin Operasional Klinik Pratama, Berikut Penjelasan LKNU Sumenep

0
Kota, NU Online Sumenep Selain mensosialisasikan program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM), Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sumenep turut...

Sambut 1 Abad NU, LKNU Sumenep Sosialisasi Posbindu PTM

0
Kota, NU Online Sumenep Guna menyambut peringatan 1 Abad NU, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep melalui departementasinya Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) akan memberikan...

Kiai Zainur: Jangan Mencari Pangkat dan Dunia di NU

0
Manding, NU Online Sumenep KH Muhammad Zainur Rahman Hammam Ali, Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menegaskan, jangan mencari pangkat dan dunia di...
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x