Ketua Ansor Sumenep Serap Aspirasi Kader

- Advertisement -

Pragaan, NU Online Sumenep
Kiai Qumri Rahman, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep bincang-bincang santai dengan kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Pragaan. Acara santai ini dipusatkan di aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat, Kamis (6/10/2022).

Maksud dari pertemuan tersebut adalah untuk melakukan konsolidasi sekaligus membahas beberapa hal terkait keorganisasian. Acara ini diikuti kader Ansor dari tingkat PAC dan Pimpinan Ranting (PR).

“Sebenarnya kami bingung terkait kegiatan ini. Mau dibilang serap aspirasi kok seperti anggota dewan saja,” ujar Qumri memulai penyampaiannya sembari berkelakar.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa salah satu tujuan kehadirannya ke Pragaan adalah untuk sosialisasi program PC GP Ansor sekaligus bincang-bincang terkait perkembangan Ansor di lapangan.

“Bulan Oktober ini, Ansor Sumenep akan menggelar acara maulid nabi dan Hari Santri Nasional (HSN) yang sekaligus konsolidasi kader. Kami berharap Ansor Pragaan bisa hadir ke acara tersebut beserta seluruh kadernya,” pintanya.

Hal lain yang juga disampaikan beliau adalah berbagai upaya terkait pemberdayaan dan distribusi kader agar lebih maksimal dalam mengabdi di Ansor dan NU.

“Kita telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan untuk memberdayakan kader Ansor dari segi ekonomi sekalipun hasilnya belum terlalu memuaskan,” ujar alumni Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan ini.

Kesempatan emas tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh kader Ansor Pragaan untuk menyampaikan beberapa persoalan yang dialami dalam mengabdi di badan otonom NU yang menaungi para pemuda itu.

“Sebagian besar kendala sahabat-sahabat dalam mengabdi di Ansor adalah kesibukan mereka dalam bekerja mencari nafkah untuk keluarga. Kader kita banyak, tetapi yang selalu hadir di acara hanya itu-itu saja,” curhat Imam Ghazali Ketua PAC GP Ansor Pragaan.

Menanggapi hal itu, Kiai Qumri sapaannya menjelaskan bahwa mengabdi di Ansor sejatinya mengurusi santrinya muassis Nahdlatul Ulama. Maka dari itu, sebagai pimpinan harus memiliki prasangka yang baik.

“Kader Ansor adalah santrinya Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari. Maka berbaik sangkalah dan doakan mereka agar bisa terus aktif berkhidmat di Nahdlatul Ulama,” pungkas beliau.

Editor : Firdausi

- Advertisement -
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi

TerkaitBaca Juga

TrendingSepekan!

TerbaruUpdate!