Ketua NU Sumenep Ingatkan Peran Guru Membentuk Akhlak Siswa

- Advertisement -

Pragaan, NU Online Sumenep
Isu pembunuhan yang dilakukan oleh pelajar yang marak akhir-akhir ini harus disikapi oleh Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu). Karena secara teoritis, guru tidak hanya mentransfer pengetahuan saja (kognitif), tetapi memperbaiki perilaku anak (afektif).

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep KH A Pandji Taufiq di acara pelantikan 19 Pimpinan Ranting (PR) Pergunu se-Pragaan dan Haul Muassis NU serta Masyaikh Pondok Pesantren Al-Azhar Pakamban Daya, Pragaan, Selasa (22/11/2022).

Menurutnya, guru wajib menjadi tauladan dan mentransfer akhlak yang baik pada siswa. Pasalnya, di era 5.0 pengetahuan bisa diakses dengan mudah lewat smartphone.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk ini mengapresiasi kinerja Pimpinan Cabang (PC) Pergunu Sumenep yang telah berjuang semaksimal mungkin sehingga badan otonom yang menaungi guru NU ini, kepengurusannya tersebar di berbagai kecamatan.

“Ke depan, Pergunu harus bisa merekrut guru-guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk masuk menjadi anggota,” pintanya.

Tak hanya itu, dirinya menceritakan, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Tsaquf berkata bahwa ia yakin hidupnya akan selamat karena NU. Kini terbukti, ia menyelamatkan bangsa dan mengumpulkan seluruh tokoh agama di penjuru dunia.

“Tetap semangat berkhidmat di NU. Karena barakahnya sangat luar biasa,” tuturnya pada pengurus terlantik sembari memberikan motivasi.

Sementara itu, KH A Junaidi Muarif selaku Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan memiliki harapan yang besar pada pengurus pimpinan ranting untuk mengajarkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah kepada anak didik.

“Kenalkan lah NU sejak dini pada siswa. Karena mereka lah yang kelak melanjutkan tongkat estafet ini dan meneruskan perjuangan muassis,” harapnya.

Acara dihadiri oleh PCNU, PC Pergunu, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pergunu, badan otonom lainnya, dan Slamet Hariyadi selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Bertindak sebagai penceramah yaitu Habib Ali Huroidi bin Jakfar Sodiq Assegaf Pengasuh Pondok Pesantren Azzahir Probolinggo dan Kiai Muhammad Ali Mawardi Pengasuh Pondok Pesantren Maslahatul Hidayah, Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Sumenep.

Editor: Firdausi

- Advertisement -
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi

TerkaitBaca Juga

TrendingSepekan!

TerbaruUpdate!

Ikhtiar Bukukan Jejak Ulama, LTNNU Jatim Gelar PKL di Zona Madura

0
Pamekasan, NU Online Sumenep Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur menggelar Pelatihan Kader Literasi (PKL) di zona Madura. Kegiatan...

Harlah ke-55, Kopri Guluk-Guluk Gelar Dua Kegiatan Unik dan Upgrade Kader

0
Guluk-guluk, NU Online Sumenep Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kopri yang ke-55 Korps PMII Putri (KOPRI) komisariat Guluk-Guluk melangsungkan dua kegiatan pada Jum'at (25/11l/2022). Kegiatan pertama...

Syaikh Siti Jenar dan Suluk Malang Sungsang

0
Nilai-nilai sufistik yang ada dalam Novel sejarah menarik untuk diceritakan kepada khalayak. Hal ini tentu saja harus mendapat perhatian karena nilai-nilai sufistik sangat baik...

Suarakan Tolak Sampah Plastik, Santri Ponpes Annuqayah Gelar Demonstrasi

0
Guluk-guluk, NU Online Sumenep Aksi peduli lingkungan dan mengurangi sampah plastik yang disuarakan oleh santri Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa, Guluk–guluk, Sumenep Madura, semakin masif. Terbaru,...
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x