Makin Cakap Marketing Online, Begini Generasi Muslimah Preneur yang Mandiri

- Advertisement -

Ganding, NU Online Sumenep
Dunia telah dikepung teknologi, banyak tenaga manusia yang akhirnya digantikan dengab mesin, hanya yang kreatif dan inovatif saja yang tidak akan terganti dan bertahan.

Menyikapi hal tersebut, Mahasiswa yang sedang menjalani  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integrarif 2022 Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk mengadakan kegiatan seminar bertema ‘Online Marketing (Muslimah Preneur yang Mandiri, Kreatif, dan Inovatif)’ pada Kamis (11/08/2022) di Balai Desa Ketawang Perebaan, Ganding.

Nyai Vivi Nafidzatin Nadhor bergerak menjadi penyaji. Ia mengawali penyampaiannya dengan mengulas tentang teknologi, karena teknologi di era ini sudah bisa membuat kecerdasan buatan.

“Meski begitu, sebagai muslimah yang cerdas spiritual, kita tidak boleh pesimis, sebab Allah SWT menginginkan kita menjadi hamba yang tidak manja, yaitu yang mau mengombinasikan antara usaha dan doa. Tidak perlu cemas atau khawatir berlebihan. Allah SWT sudah menjamin rezeki setiap manusia asal mau bergerak,” pintanya.

Terkait dengan perkembangan zaman, lanjut Nyai Vivi, memberikan dampak menguntungkan bagi seluruh aspek perekonomian. Terutama bagi pribadi tiap orang maupun untuk perusahaan yang sudah mengikuti perkembangan teknologi 5.0 dipastikan lebih mudah memperoleh keuntungan secara melimpah.

“Hal yang paling bisa dimanfaatkan dari kita kini adalah peluang selebar-lebarnya untuk bisa menjual produk melalui online marketing. Karena tiap orang dewasa hampir semuanya memiliki ponsel pintar dan menggunakannya 6-8 jam setiap harinya,” terangnya.

Ketua Posko 08 KKN Integratif Instika Guluk-Guluk ini menambahkan pembahasan tentang makna mandiri. Di mana ketika seseorang mau dan mampu mewujudkan keinginan diri dan ditampakkan dalam tindakan nyata.

“Tentu saja berguna untuk memenuhi kebutuhan diri bahkan bisa membantu sesamanya. Menjadi mandiri sekaligus tetap membangun hubungan sosial yang baik,” tambah Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Latee I Guluk-Guluk itu.

Menurutnya, ciri-ciri mandiri ini yaitu, percaya diri, mampu merealisasikan kemauan sendiri, menguasai keahlian dan keterampilan yang sesuai dengan kerjanya, menghargai waktu, serta bertanggung jawab. “Kemudian, kreatif adalah menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lain, atau menghubungkan hal-hal yang tadinya tidak berhubungan,” jelasnya.

“Setiap diri dituntut untuk memiliki keterampilan berpikir luwes (fleksibel) seperti menghasilkan gagasan, jawaban atau pertanyaan yang bervariasi, dapat melihat suatu masalah dari sudut pandang yang berbeda-beda, mencari banyak alternatif, mampu mengubah cara pendekatan atau cara pemikiran, dan jika ada masalah bisa memikirkan macam-macam cara yang berbeda untuk memecahkannya,” ulasnya.

Sedangkan inovatif adalah menciptakan sesuatu yang belum pernah ada menjadi ada atau menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Inovatif hanya merupakan langkah lanjut dari kreatifitas.

“Ditandai dengan keberanian untuk selalu mencoba walau beberapa kali mengalami kegagalan. Biasanya orang yang punya pikiran inovatif memiliki inisiatif tinggi untuk mendorong kemajuan berkat kreativitasnya. Orang yang selalu bertanya dan berusaha menemukan jawabannya,” tandasnya.

Dari pemaparan yang disampaikan pemateri, bertujuan agar ibu-ibu di Desa Ketawang Parebaan bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi, lebih khususnya dalam hal online marketing agar menjadi muslimah preneur yang mandiri, kreatif, dan inovatif.

“Kita berada di era terbaik, yaitu era di mana peluang terbuka untuk siapa saja, di mana saja,” pungkas Owner Brand VV Handcraft yang telah berhasil bertahan menjalankan bisnisnya melalui online marketing dengan omzet puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Editor : Abdul Warits

- Advertisement -
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi

TerkaitBaca Juga

TrendingSepekan!

TerbaruUpdate!

Ketua Ansor Sumenep Serap Aspirasi Kader

0
Pragaan, NU Online Sumenep Kiai Qumri Rahman, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep bincang-bincang santai dengan kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP...

Syarat Izin Operasional Klinik Pratama, Berikut Penjelasan LKNU Sumenep

0
Kota, NU Online Sumenep Selain mensosialisasikan program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM), Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sumenep turut...

Sambut 1 Abad NU, LKNU Sumenep Sosialisasi Posbindu PTM

0
Kota, NU Online Sumenep Guna menyambut peringatan 1 Abad NU, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep melalui departementasinya Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) akan memberikan...

Kiai Zainur: Jangan Mencari Pangkat dan Dunia di NU

0
Manding, NU Online Sumenep KH Muhammad Zainur Rahman Hammam Ali, Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menegaskan, jangan mencari pangkat dan dunia di...
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x