Mengenal Lina Wafia, Nakhoda Kopri PMII Sumenep yang Mahir 4 Bahasa

- Advertisement -

Kota, NU Online Sumenep

Konferensi Cabang (Konfercab) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Sumenep menetapkan Lina Wafia sebagai nakhoda Pengurus Cabang (PC) Kopri PMII Sumenep periode 2022-2023. Ia terpilih secara aklamasi pada Konfercab yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Islam, Karang Cempaka, Bluto, Sumenep, Jumat-Sabtu (04-05/11/2022).

“Perasaan bahagia bercampur Haru, karena untuk sampai pada titik ini tidak lepas dari dukungan dari jajaran senioritas dan kader PMII se-Sumenep,” ujarnya saat di konfirmasi NU Online Sumenep.

Sebelumnya, Lina pernah nyantri dan sekolah di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep dengan mengambil Jurusan Bahasa. Kemudian, Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Kariman Wirayudha (Inkadha) hingga Strata 2 (S2).

Lina memiliki keahlian berbahasa yang mempuni. Selain Bahasa Indonesia, diketahui ia mampu mengusai berbagai bahasa, mulai dari Bahasa Inggris, Bahasa Arab, hingga Bahasa Mandarin.

Bersama PC Kopri PMII Sumenep ia akan fokus memasifkan gerakan intelektual Kopri berbasis multisektor yang sudah disiapkan sebelum pencalonan. Ia mengaku telah menyiapkan kerangka untuk menjalankan program tersebut.

“Saya telah menyiapkan kerangka bagaimana mendorong memasifkan gerakan intelektual Kopri Sumenep multisektor,” kata kader Kopri PMII Inkadha tersebut.

Ia berharap, melalui gerakan intelektual Kopri multisektor dapat menciptakan kader yang unggul dan memiliki daya saing. Menurutnya, Kopri juga punya tugas lain yaitu menjadi garda terdepan dalam mengawal Islam yang moderat di Kabupaten Sumenep.

“Kader PMII, khususnya kader Kopri, harus menguasai hal tersebut, baik yang backgroundnya pesantren dan non pesantren. Jadi, sudah kami siapkan kerangkanya selama 1 periode ke depan,” pungkasnya.

Editor: A. Habiburrahman

- Advertisement -
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi

TerkaitBaca Juga

TrendingSepekan!

TerbaruUpdate!

Keputusan Bahtsul Masail NU Sumenep: Hukum Capit Boneka Haram

0
Mengingat bahwa permainan sebagaimana deskripsi di atas sudah memenuhi unsur perjudian (yaitu adanya faktor untung-rugi bagi salah satu pihak yang terlibat), sehingga dihukumi haram, maka apapun jenis transaksi antara konsumen dengan pemilik koin adalah haram karena ada pensyaratan judi.

Urutan Wali Nikah Dalam Islam

3
Rubrik Lensa Fikih diasuh oleh Kiai Muhammad Bahrul Widad. Beliau adalah Katib Syuriyah PCNU Sumenep, sekaligus Pengasuh PP. Al-Bustan II, Longos, Gapura, Sumenep.   Assalamualaikum warahmatullahi...

Asilah Bahtsul Masail NU Sumenep: Permainan Capit Boneka dan Dilema Seorang Nelayan

0
Batuan, NU Online Sumenep Bahtsul Masail dan Konsolidasi Organisasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep akan kembali digelar pada Minggu (13/6/2021) mendatang di Majelis Wakil...
Sumber gambar: Tribunnews.com

Khutbah Idul Adha Bahasa Madura: Sajhârâ Tellasan Reajâ

0
# Khutbah Pertama اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ...
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x