Santri Nurul Yaqin Lenteng Diingatkan Keutamaan Mengaji

- Advertisement -

Lenteng, NU Online Sumenep

Ada empat keutamaan yang akan diberikan oleh Allah SWT bagi seseorang yang senang untuk mengaji dan hadir di suatu majelis-majelis ilmu.

Demikian penjelasan KH. Muhammad Habibi Badwi Muslim ketika mengisi ceramah umum keagamaan dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Yayasan Nurul Yaqin Desa Lembung Barat, Lenteng, Selasa (11/10/2022) di lapangan setempat.

“Pertama, hatinya akan diberikan ketenangan oleh Allah SWT. Tenang dalam artian ketika kita mendapatkan musibah dan ujian dari Allah SWT, hati kita tetap tenang,” jelasnya.

Kedua, akan disenangi oleh Allah SWT. Meskipun orang itu dibenci oleh sesamanya, tetapi Allah SWT tetap senang maka dia akan tetap mendapatkan rasa aman dan nyaman.

“Ketiga, segala sesuatu yang dimiliki oleh orang yang suka mengaji di suatu majelis ilmu akan diberkahi oleh Allah SWT. Baik berkah ilmu, berkah harta, berkah umur, berkah keturunan, dan lainnya,” lanjut Kiai Habibi.

“Keempat, berkat hadir dalam majelis ilmu, maka para sesepuh yang sudah meninggal akan diberikan banyak pahala oleh Allah SWT walaupun yang telah meninggal itu sedikit mengerjakan kebaikan,” sambungnya.

Kiai Habibi juga mengungkapkan tujuan dari diadakannya peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Pertama, untuk meningkatkan rasa cinta kepada Rasulullah.

“Karena seburuk apapun perbuatan seseorang, apabila di hatinya masih cinta kepada Nabi SAW, maka dia mempunyai peluang besar untuk berkumpul dengan nabi ketika di akhirat kelak,” ujarnya.

Kedua, bagaimana untuk bisa meneladani akhlak-akhlak Nabi SAW. “Ketiga, agar meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan cara belajar, mengaji, dan silaturahim,” ungkapnya.

Menurut Kiai Habibi, syarat menjadi umat Rasulullah SAW yakni menyeru kepada kebaikan dan mencegah kepada kemungkaran.

“Di antara perbuatan yang ma’ruf atau menyeru kepada kebaikan itu mengajak sesama muslim untuk mempertebal rasa kecintaan kepada nabi dengan menghadiri majelis-majelis ilmu,” urainya.

Menurutnya, seseorang yang senang mendatangi majelis-majelis ilmu, bershalawat, dan berdzikir untuk mempertebal kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya termasuk dalam golongan yang menyeru kepada kebaikan.

“Melalui majelis-majelis Ilmu, seorang hamba bisa memperoleh banyak keberkahan, kebaikan, dan pahala berlipat ganda,” pungkasnya.

Editor : Ach. Khalilurrahman

- Advertisement -
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi

TerkaitBaca Juga

TrendingSepekan!

TerbaruUpdate!

Keputusan Bahtsul Masail NU Sumenep: Hukum Capit Boneka Haram

0
Mengingat bahwa permainan sebagaimana deskripsi di atas sudah memenuhi unsur perjudian (yaitu adanya faktor untung-rugi bagi salah satu pihak yang terlibat), sehingga dihukumi haram, maka apapun jenis transaksi antara konsumen dengan pemilik koin adalah haram karena ada pensyaratan judi.

Urutan Wali Nikah Dalam Islam

3
Rubrik Lensa Fikih diasuh oleh Kiai Muhammad Bahrul Widad. Beliau adalah Katib Syuriyah PCNU Sumenep, sekaligus Pengasuh PP. Al-Bustan II, Longos, Gapura, Sumenep.   Assalamualaikum warahmatullahi...

Asilah Bahtsul Masail NU Sumenep: Permainan Capit Boneka dan Dilema Seorang Nelayan

0
Batuan, NU Online Sumenep Bahtsul Masail dan Konsolidasi Organisasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep akan kembali digelar pada Minggu (13/6/2021) mendatang di Majelis Wakil...
Sumber gambar: Tribunnews.com

Khutbah Idul Adha Bahasa Madura: Sajhârâ Tellasan Reajâ

0
# Khutbah Pertama اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ أَكْبَرُ - اللهُ...
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x