Ambunten, NU Online Sumenep
KH Yusuf Efendi, Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menjelaskan, pihaknya telah membentuk kepanitiaan guna menyambut 1 abad NU dengan menyiapkan agenda besar, yaitu layanan kesehatan dan ekonomi serta kampung NU.
Pernyataan ini disampaikan pada acara bahtsul masail komisi tanfidziyah, Ahad (14/08/2022) di Pondok Pesantren Dliyatut Thalibin Dusun Salegading, Desa Sogian, Ambunten, Sumenep.
Ia mengatakan, pihaknya sudah memformat agenda layanan kesehatan gratis pada warga yang bakal dihelat di beberapa Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting NU.
Tak hanya itu, dirinya menyadari bahwa Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sumenep telah hadir ke kampung-kampung, baik pelayanan medis ataupun non medis.
“Untuk itu, kami minta pada MWCNU untuk menyatakan kesiapannya guna mengaktualisasikan program ini yang memiliki tahapan dan melihat kemampuan pengurus,” ungkapnya.
Disebutkan tahapan layanan kesehatan antara lain: dilaksanakan di Klinik NU Pratama seperti yang dimiliki MWCNU Pragaan; membuka pos praktik dokter dan Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang akan dieksekusi oleh Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU); terkahir Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu-PTM).
“Insyaallah kami akan membuka pelatihan kader agar PC LKNU Sumenep tidak keliling lagi ke ranting-ranting, melainkan LK MWCNU yang akan memberikan layanan ke kampung-kampung,” terangnya.
Di kesempatan yang sama, Ahmad yang didaulat sebagai Sekretaris Panitia 1 Abad NU menegaskan, panitia akan keluar dari tradisi kegiatan erimonial ke acara yang benar-benar dirasakan oleh warga.
Wakil Sekretaris PCNU Sumenep berharap agenda besar ini bisa meningkatkan kesehatan dan ekonomi warga serta adanya konsolidasi lembaga dan penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di seluruh ranting dan anak ranting. “Produk ini kami sebut kampung NU,” tuturnya dengan lantang.
Berangkat dari agenda ini, ia berharap ada silaturrahim lembaga di tingkat cabang dan MWCNU untuk memaksimalkan program.
“Yang kami butuhkan adalah komitmen yang tinggi dari Rais dan Ketua MWCNU untuk mewujudkan kegiatan ini di ranting dan anak ranting,” tandas mantan Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sumenep.
Editor : Ach Khalilurrahman


