Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
KH Ahmad Washil Hasyim secara resmi terpilih sebagai Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2025-2030. Ia terpilih pada Konferensi Cabang (Konfercab) NU Sumenep di Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Guluk-Guluk, Sumenep, Ahad (07/12/2025).
Penetapan itu berdasarkan hasil musyawarah anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang disampaikan pada Sidang Pleno IV Konfercab NU Sumenep. Anggota AHWA tersebut berjumlah 5 orang kiai atau ulama sepuh NU di Sumenep.
Anggota AHWA diusulkan oleh 24 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang memiliki hak suara. Masing-masing MWCNU mengusulkan 5 nama kiai yang pernah atau sedang berkhidmah di Nahdlatul Ulama.
Adapun anggota AHWA, meliputi, KH Hafidzi Sarbini dengan 23 usulan, KH Abd A’la Basyir 20 usulan, KH Abdullah Kholil 16 usulan, KH Aminuddin Jazuli 8 usulan, dan KH Pandji Taufiq 7 usulan.
KH Hafidzi Sarbini selaku juru bicara anggota AHWA menyampaikan hasil musyawarah. “Yang disepakati sebagai Rais PCNU Sumenep ialah KH Ahmad Washil Hasyim,” ujarnya.
Sementara itu, saat hadir di arena Konfercab NU Sumenep, KH Ahmad Washil Hasyim menyatakan siap dan bersedia menerima amanah tersebut. “Saya bersedia menjadi Rais PCNU Sumenep, tidak sedang menduduki jabatan partai politik,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Payung Ganding tersebut.
Sebagai informasi, sidang pleno selanjutnya berdasarkan rundown acara yang disusun panitia adalah pemilihan Ketua PCNU Sumenep. Kemudian, dilanjutkan penetapan Ketua PCNU Sumenep masa khidmat 2025-2030.
Konfercab NU Sumenep mengusung tema ‘Satu Fikrah, Satu Harakah’. Permusyawaratan tertinggi organisasi di tingkat cabang diikuti ribuan pengurus dari unsur MWCNU sebagai peserta atau pemilik hak suara serta Ranting NU sebagai peninjau.
Editor: Ibnu Abbas

