Batuan, NU Online Sumenep
Panitia Hari Santri 2026 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep resmi mengumumkan pemenang Lomba Film Santri, Kamis (22/10/2026). Perlombaan ini diikuti 16 peserta yang merupakan perwakilan lembaga pendidikan dan pondok pesantren.
Koordinator Lomba Film Santri PCNU Sumenep, Ahmad Herzi, mengapresiasi kreativitas para santri dalam menghasilkan karya film. Ia menyebut, lomba tersebut menjadi wadah bagi santri untuk menuangkan gagasan, mengembangkan bakat, dan menunjukkan kemampuan di bidang perfilman.
“Ini bukti bahwa dalam situasi dan fasilitas yang seadanya, santri juga dapat menghasilkan karya terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, film tidak semata-mata menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi media pendidikan, kritik sosial, bahkan instrumen perubahan dalam masyarakat.
Ia mencontohkan film 3 Idiots, karya perfilman India yang mengangkat persoalan sistem pendidikan, tekanan akademik, serta pentingnya memahami potensi dan minat peserta didik. Menurutnya, film tersebut mampu mengajak masyarakat melihat kembali bagaimana pendidikan seharusnya dijalankan, tidak hanya berorientasi pada nilai dan prestasi, tetapi juga pada proses belajar, kreativitas, dan pengembangan karakter.
“Film ini terlihat bagaimana sebuah karya audiovisual bisa membuka mata publik tentang persoalan pendidikan. Film tidak harus selalu menggurui, tetapi melalui cerita yang kuat, ia bisa membuat orang berpikir, mempertanyakan sesuatu yang selama ini dianggap biasa, bahkan mendorong perubahan cara pandang,” ungkapnya.
Karena itu, Herzi berharap santri tidak memandang perfilman sebatas keterampilan merekam dan menyunting gambar, tetapi juga sebagai sarana membaca realitas dan menyampaikan gagasan yang bermakna. Ia berpandangan pesantren memiliki kekayaan nilai, tradisi keilmuan, dan pengalaman sosial yang dapat diangkat menjadi karya audiovisual yang relevan dengan kehidupan masyarakat.
“Santri memiliki khazanah keilmuan dan pengalaman kehidupan yang luar biasa. Semua itu bisa menjadi bahan untuk melahirkan film yang bukan hanya menarik ditonton, tetapi juga memberikan perspektif baru dan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin santri tidak hanya menjadi penonton perkembangan zaman, tetapi ikut mengambil peran dalam membentuk cara masyarakat memahami zaman melalui karya-karyanya,” tegasnya.
Sementara itu, Saifur Amar, salah satu juri, mengapresiasi kualitas karya peserta, khususnya film yang meraih juara pertama dan kedua. Kedua karya tersebut dinilai memiliki kualitas yang layak untuk bersaing di tingkat nasional.
“Yang juara satu dan dua itu sudah berani ikut lomba tingkat nasional. Itu menjadi hal yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Daftar Juri Lomba Film Santri PCNU SUMENEP
1. Saiful Amar (Konten Kreatif NU Online /PBNU)
2. Muhammad Ali Fauzi (Editor NU Online/PBNU)
3. Achmad Dafid Imron Sadali (Editor & Kameramen TVNU Sumenep)
Adapun pemenang Lomba Film Santri Hari Santri 2026 PCNU Sumenep adalah sebagai berikut.
Juara I
Judul film: Mengejar Mimpi di Jalan Ilmu
Nama tim: NU Creative Media
Delegasi: PP Nasyrul Ulum Aeng Dake
Juara II
Judul film: Rombu
Nama tim: Lubangsa Media
Delegasi: PP Annuqayah Daerah Lubangsa
Juara III
Judul film: Harapan
Nama tim: Sanggar Kariman
Delegasi: MTs Al Karimiyyah Braji

