Oleh: Firdausi
Osteoporosis terjadi ketika seseorang menginjak usia tua. Jika diperkirakan sekitar 30 tahunan ke atas. Agar kehidupan kita yang nantinya akan menghadapi usia senja, maka generasi muda NU harus membangun kesehatan tulang sejak dini. Karena suatu saat nanti setiap manusia akan mengalaminya.
Caranya sederhana, yakni menjaga pola hidup sehat. Kita tahu pola makan seseorang di zaman yang serba kimiawi, bisa dikatakan amburadul. Selain itu, terkadang pola pikir kita kurang terkontrol, sehingga mengakibatkan stress. Jika ketiga pola tersebut tidak diatur, maka penyakit akan mudah masuk dalam tubuh manusia. Termasuk osteoporosis.
Hasil riset menyatakan bahwa osteoporosis lebih banyak diderita oleh wanita, terutama pada wanita yang memasuki masa menopause. Namun bagi kaum adam jangan mengelus dada, karena penyakit tidak pandang usia. Seperti kurangnya gizi, pasca operasi pengambilan indung telur (ovarektomi), dan gangguan hormonal (hormon estrogen). Kondisi tersebut akan menghadapi osteoporosis dan bisa dikatakan resiko patah tulang. Sebab kalsium dalam tulang manusia akan menurun dan kualitasnya tidak baik.
Solusi Mencegah Osteoporosis
Salah satu cara untuk memperlambat penyakit ini, Redaksi NU Online Sumenep akan memberikan jalan tengah, yakni mengkonsumsi makanan tambahan yang memiliki gizi tinggi. Terutama mengkonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung vitamin D dan kalsium. Jika berlebihan pemberian estrogen, malah menimbulkan bahaya lain.
Estrogen biasanya terdapat dalam tanaman. Di Indonesia, tanaman yang paling banyak mengandung estrogen adalah kedelai. Setidaknya nahdliyin dan nahdliyat mengkonsumsi 10 gram supaya tulang kita padat dan tidak mudah kropos. Di samping mengkonsumsi suplemen dan mengatur menu diet yang seimbang, warga NU harus berolahraga secara rutin. Bagi yang berusia 50 tahun ke atas, olahraganya cukup dua atau tiga kali dalam satu minggu.
Olahraga akan membangun ketahanan tulang. Mulailah dari hal-hal yang sepele, seperti jalan-jalan santai, jogging, sepak bola. Kalau yang sejenis mengangkat barbell, pada dasarnya memberikan kekuatan tulang dan otot.
Benang merah dari tulisan singkat ini adalah kombinasi yang proporsional antara nutrisi dan olahraga akan memberikan pengaruh yang maksimal, sehingga kita terhindar dari osteoporosis yang kelak mengancam masa senja warga NU.
*) Ketua Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Sumenep

