Image Slider

Harlah ke-87, GP Ansor Nonggunong Pulau Sapudi Gelar Halaqah Kebangsaan

Nunggunong, NU Online Sumenep.

Dalam menyambut bulan Ramadlan, Gerakan Pemuda Ansor kecamatan Nonggunong menggelar berbagai macam kegiatan, di antaranya Safari Ramadhan, Hatmil Qur’an ke ranting GP Ansor Se-Kecamatan Nonggunong, bakti sosial, mengaji kitab seputar permasalahan ibadah puasa, GP Ansor Peduli Fakir Miskin, Bagi-Bagi Takjil, dan Nuzulul Quran.

Sedangkan puncak kegiatan Halaqah yang dilaksanakan pada hari Jumat (23/04/2021) bertempat di kantor MWCNU Nonggunong diikuti oleh pengurus MWCNU Nonggunong, PR NU Se-kecamatan Nonggunong, GP Ansor, Banser, dan aktivis aantri ke-Kepulauan Sapudi, di antaranya: Santri Salafiyah Syafi’iyah, Wali Songo, As Sadad, Aswaja, Attawun, Darul Wahidiyah, Zainur Ridla, dan Bustanul Ulum.

Halaqah kebangsaan ini bertema “Nasionalisme Nahdlatul Ulama dalam Menjaga Keutuhan NKRI”. Bertujuan untuk memberikan dan menambah wawasan kebangsaan dan keislaman bagi generasi penerus bangsa Indonesia yaitu santri dan pemuda yang ada di kecamatan Nonggunong. Selain itu, momentum yang juga merupakan Harlah GP Ansor ke-87 ini bertujuan untuk memberikan motivasi tersendiri bagi gerakan pemuda agar terus semangat mengabdi di Ansor dan NU yang salah satunya diwujudkan dengan cara memberi santunan kepada anak yatim di bulan yang penuh berkah ini.

Ketua PAC GP Ansor Nonggunong, Imam Sibawi dalam sambutannya berharap, acara tersebut dapat melahirkan pemikiran-pemikiran tentang kebangsaan yang memberikan sumbangsih bagi negara atau bagi manusia pada umumnya. Sebab menurutnya sebaik-baik manusia adalah yang berguna bagi sesama.

“Acara ini diharapkan bisa mewujudkan wawasan Islam ahlus sunnah wal jamaah, serta semua Peserta dapat menjadi panutan bagi sesama kerena sebaik-baik manusia adalah manusia yang berguna bagi sesama,” tuturnya.

Lebih lanjut ia juga menyatakan bahwa wawasan kebangsaan perlu dipelajari bersama, apalagi saat ini pendidikan kewarganegaraan akan ditiadakan di perguruan tinggi tentu itu menjadi masalah tersendiri bagi warga negara Indonesia. Menurutnya, atas dasar itulah GP Ansor pada akhirnya menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai pancasila.

Selain itu, ia juga mengharap kegiatan itu bisa berdampak positif bagi masyarakat yang selanjutnya akan menjadi pintu strategis bagi proses internalisasi nilai-nilai pancasila.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam rangka internalisasi nilai-nilai pancasila di kabupaten Sumenep,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MWCNU Nonggunong KH Sihabuddin Imam menyambut positif Kegiatan ini. Menurutnya, saat ini aktualisasi pancasila semakin meredup dan kecintaan terhadap negara semakin hari semakin memprihatinkan.

“Kami berharap Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial belaka. Tetapi bisa memberikan kontribusi yang nyata bagi bangsa dan agama, misalnya membentuk tim sosialisasi pancasila. Karena pascareformasi, generasi muda jarang membahas soal kebangsaan dan pancasila,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Halaqah Kebangsaan ini menghadirkan Syarif Hidayat, mantan aktivis pondok pesantren yang sudah mempuni di bidang keilmuan, baik Kebangsaan maupun keislaman.

Acara tersebut dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Semua peserta diwajibkan menjaga jarak dan menggunakan masker, dan ditutup dengan buka bersama.

Pewarta: Faruq
Editor: A. Warits Rovi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

PUISI-PUISI ZAINUL HASAN

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga