Sumenep, NU Online Sumenep
Khairur Rofiqi, pria asal Desa Giring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep menjadi juara 2 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- XXIX tingkat Remaja Putra. Acara tersebut digelar di Kabupaten Pamekasan (02-11/11/2021).
Pria yang akrab disapa Rofiqi itu mengaku sangat senang dengan capaian tersebut. Pasalnya kerja keras yang dilakukan selama ini membuahkan hasil manis.
“Sangat senang tentunya dapat menjadi kafilah Sumenep, dan menjadi juara,” ujarnya pada NU Online Sumenep (12/11/2021).
Ia menceritakan, bahwa pencapaian yang didapat dilaluinya dengan kesiapan yang baik. Menurutnya, tak mudah menyingkirkan beberapa pesaing mulai tahap penyisihan hingga final.
“Kami dari kafilah Sumenep mempersiapkan diri dengan baik untuk ajang tersebut. Baik secara mental, kualitas diri, bahkan spiritual,” tuturnya.
Pria kelahiran Sumenep 1999 itu mengatakan, jika motivasi utamanya mengikuti lomba tersebut berangkat dari kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kecintaan itu pula yang mengantarkannya memenangkan berbagai lomba.
“Al-Qur’an sebagai motivasi pertamanya. Rasa cinta kita terhadap Al-Qur’an menjadi pemacu kesemangatan kita untuk terus berpartisipasi dalam berbagai perlombaan,” ucapnya.
Perolehan tersebut tak membuatnya besar kepala. Pria jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Sumenep itu akan terus berupaya untuk memperdalam keilmuannya dan akan berlatih semaksimal mungkin.
“Ke depan akan terus lebih semangat berlatih dan mengembangkan kualitas keilmuan yang ada,” ungkapnya.
Terakhir, Ia menitipkan pesan penyemangat untuk semua kafilah dari sumenep. Menurutnya, juara bukan satu-satunya tolok ukur. Ia mengatakan, bahwa juara sejati adalah orang yang tetap rendah hati.
“Predikat juara tidak hanya disandang oleh orang yang terpanggil sebagai peserta terbaik, akan tetapi, juara yang sesungguhnya adalah peserta yang tidak tinggi hati ketika mengungguli, serta tidak rendah diri ketika diungguli. Tetap semangat,” pungkasnya.
Pewarta: Moh. Khoirus Shadiqin
Editor: A. Warits Rovi

