Kota, NU Online Sumenep
Sejak jam 07.00 pagi para santri dari berbagai pesantren menghadiri Pra Pembukaan Hari Santri Nasional (HSN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep di Aula PCNU Sumenep, Jum’at (01/10/2021).
Para santri antara lain datang dari Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan, Pondok Pesantren Zainul Ibad Prenduan, Pondok Pesantren Riyadlul Qur’an Sumenep dan beberapa pesantren yang lain. Kegiatan yang dikemas dengan Khatmil Quran bil-Ghaib ini di tingkat teknis digerakkan oleh Badan Otonom NU Jam’iyatul Qurra’ Wal Huffadz (JQH) NU Sumenep.
Ketua JQHNU Sumenep Ustadz Syafa’at mengatakan bahwa kegiatan Khatmil Qur’an bil-Ghaib oleh para huffadzil quran ini setidaknya dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu pada acara Nuzulul Qur’an bulan Ramadhan, juga pada pembukaan Hari Santri Nasional.
“Tak hanya itu, kami berupaya setiap Pertemuan rutin JQHNU akan diisi dengan khatmil quran bil-ghaib”, ujar Ustadz Syafaat Ketua JQH PCNU Sumenep.
Hal itu dimaksudkan untuk makin barokahnya kegiatan NU juga bisa menjadi inspirasi bagi insan pencinta al-qur’an di berbagai kecamatan dan ranting.
“Khatmil Qur’an bil-Ghaib ini akan mengirim pesan inspirasi kecintaan para santri pada budaya menghafal al-quran,” tambahnya.
Pihaknya juga akan mengadakan kegiatan ke-al-qur’anan dengan mengajak kerjasama pemerintah daerah.
Kegiatan NU ini, katanya, diharapkan memantik perhatian dan keberpihakan Pemerintah Daerah pada upaya menggemuruhkan pembinaan al-Quran di tingkat kecamatan dan desa di Kabupaten Sumenep.
“Kami pengurus JQH-NU juga banyak terlibat di LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) Kabupaten Sumenep. Sehingga nantinya bisa berkolaborasi dalam banyak kegiatan,” dawuh beliau.
Banyak pengurus JQHNU mereka yang telah menorehkan prestasi di tingkat regional maupun nasional. Mereka adalah para ahli karena sudah menjuarai berbagai event nasional, baik di Musabaqah Tafsiril Qur’an, MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an), MFQ (Musabaqah Fahmil Qur’an), MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur’an) tingkat regional mupun tingkat nasional, maupun para qari’ tingkat daerah yang sudah banyak pengamalan dan jam terbang tinggi di berbagai event daerah.
“Pengalaman mereka bisa kita gunakan untuk menggemuruhkan gema al-Quran dari berbagai bidang,” tambahnya menggebu-gebu.
Beliau juga mengaku bahwa secara formal kepengurusan JQH-NU Sumenep akan dilantik pada tanggal 19 Desember 2021 di Pendopo Kabupaten Sumenep.
“Setelah dilantik, banyak program yang akan kami gelar baik kegiatan yang dipusatkan di kantor NU maupun kunjungan ke tingkat MWC, maupun pesantren sasaran program,” pungkasnya.
Editor : Ach. Khalilurrahman

