Image Slider

Resmi Dilantik, JQH NU Sumenep Bertekad Hidupkan Generasi Qur’ani

Kota, NU Online Sumenep
Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) Sumenep baru saja resmi dilantik melalui surat keputusan nomor 138/A/SK/PP-JQH-NU/VII/2021. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Sabtu (18/12/2021).

Acara yang diawali dengan Khatmil Qur’an dan Parade Tilawah ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Pusat JQH NU KH. Saifullah Ma’shum, Ketua Pimpinan Wilayah JQH NU Jawa Timur KH. M. Zainul Arifin, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep KH. A. Pandji Taufiq, serta lembaga dan banom NU.

Ketua Pimpinan Pusat JQH NU, KH. Saifullah Ma’shum mengaku baru kali ini melantik PC JQH NU yang strukturnya lengkap. Mulai dari Majelis Ilmi, Dewan Organisasi hingga bidang-bidang lainnya.

“Saya senang sekali baru kali ini melantik PC JQHNU yang strukturnya lengkap. Saya lihat tadi semua hadir. MasyaAllah, mudah-mudahan barakah,” tuturnya saat memberikan pengarahan.

Menjadi pengurus JQH NU, menurut Kiai Saifullah, berbeda dengan menjadi pengurus organisasi lainnya. Sebab memiliki domain dan kekhususan tersendiri. Orientasinya kepada pemeliharaan Al-Qur’an, perkara yang suci.

“Alhamdulillah kita berani ngurusi sesuatu yang berkaitan dengan Al-Qur’an yang penuh dengan kesucian,” imbuhnya.

Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq menuturkan kehadiran JQH NU di Sumenep sangat penting, sebagai banom yang bergerak di bidang Al-Qur’an. Sebab, mengemban amanah yang tidak mudah. Yakni, memasyarakatkan Al-Qur’an.

Ada banyak rumah-rumah tahfidz di Sumenep yang menurut Kiai Pandji, sapaan akrabnya, orientasinya sudah jauh dari nuansa kesantrian. Bahkan keberadaanya sudah dilengkapi dengan sistem dan dana yang luar biasa.

“Tantangan bagi JQH adalah bagaimana memasyarakatkan Al-Qur’an yang sekarang mendapat tantangan dari luar. Mereka sudah punya sistem luar biasa, dana luar biasa,” tuturnya.

Karena itu, atas nama PCNU Sumenep, Kiai Pandji menyatakan siap memfasilitasi JQH NU masuk ke berbagai pelosok desa di Sumenep guna memberdayakan mushalla dan masjid sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat.

“PCNU siap memfasilitasi. Bahkan saya sendiri siap mengantar JQH NU masuk ke desa-desa, masuk ke mushalla dan masjid untuk mengedukasi masyarakat tentang Al-Qur’an. Inilah sesungguhnya memasyarakatkan Al-Qur’an,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PC JQH NU Sumenep, Kiai Syafaat meminta agar ke depan terus dibimbing. Khususnya kepada Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, dan juga PCNU Sumenep. Bahkan dirinya bersama seluruh jajaran pengurus menyatakan siap melaksanakan segala program kerja yang telah dirancang.

“Mohon bimbingan dan arahannya, kepada PP, PW dan PCNU Sumenep. Kami siap sami’na wa atha’na. Akan melaksanakan berbagai macam program kerja yang telah dirancang sejak awal,” ujarnya.

Kiai Syafaat menambahkan, bahwa ke depan program yang ia prioritaskan adalah pelaksanaan pendidikan dan latihan atau binaan-binaan kepada generasi muda, sehingga generasi qur’ani di Sumenep dapat terwujud.

“Semoga bisa menjalankan amanah yang mulia ini. Dengan sepenuh hati dan penuh keikhlasan. Mudah-mudahan menjadi saksi dihadapan Allah SWT, bahwa kita pecinta Al-Qur’an dan pecinta NU,” pungkasnya.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga