Pragaan, NU Online Sumenep
Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU MWCNU Pragaan menggelar Lomba Melukis dan Nasyid Islami tingkat regional se-Kabupaten Sumenep dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut digelar di MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil, Aeng Panas, Pragaan, Sumenep pada Ahad (24/05/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lesbumi MWCNU Pragaan, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), dan Yayasan Ikhtiar Insan Kamil sebagai upaya menghadirkan ruang kreativitas sekaligus pelestarian seni budaya Islami di kalangan pelajar.
Ketua MWCNU Pragaan, Kiai Hambali Makhtum, memberikan apresiasi atas inisiatif Lesbumi yang dinilainya aktif dan penuh inovasi dalam menghadirkan kegiatan ke-NU-an di tengah masyarakat.
“Biasanya peringatan hari besar Islam hanya terfokus pada Tahun Baru Hijriah, Isra Mikraj, atau Maulid Nabi. Namun Lesbumi kali ini menghadirkan terobosan baru dalam menyambut Idul Adha. Ini bisa disebut sebagai bid’ah hasanah dari Lesbumi,” ujarnya.
Ia berharap Lesbumi dapat menjadi rumah besar bagi para seniman di Kabupaten Sumenep agar tetap berkarya dalam koridor nilai-nilai agama dan tradisi Nahdlatul Ulama.
Sementara itu, Ketua Panitia, Ibrohim Musyfiq, menjelaskan bahwa pemilihan momentum Idul Adha bertujuan menghadirkan suasana berbeda dalam kegiatan seni dan budaya Islami.
“Lomba melukis sengaja digelar untuk menggali kembali kreativitas anak-anak, khususnya di tingkat MI dan SD. Seni melukis saat ini mulai terkikis oleh arus modernisasi. Karena itu, perlu ada wadah seperti ini,” katanya.
Antusiasme peserta dalam kegiatan tersebut juga melampaui perkiraan panitia. Jika sebelumnya panitia sempat khawatir target peserta tidak tercapai, pelaksanaan kegiatan justru dibanjiri pendaftar dari berbagai daerah di Kabupaten Sumenep.
Tercatat sekitar 100 peserta mengikuti lomba melukis tingkat MI/SD, sementara lomba nasyid Islami tingkat MTs diikuti lebih dari 20 grup peserta.
Melihat tingginya partisipasi warga Nahdliyin, Ketua Yayasan Ikhtiar Insan Kamil, Mohammad Hasbi, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai sektor seni lukis telah berjalan dengan baik dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Sementara cabang nasyid Islami dinilai masih memiliki ruang yang luas untuk dieksplorasi pada kegiatan berikutnya.
“Kerja sama melalui event seperti ini harus terus dikembangkan di lembaga pendidikan di bawah naungan NU. Ini membuktikan bahwa NU melalui Lesbumi benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik untuk para pemenang, mulai dari piala, medali, sertifikat, uang pembinaan, hingga sepeda BMX untuk juara pertama di masing-masing kategori lomba.
Melalui kegiatan tersebut, Lesbumi NU Pragaan berharap seni dan budaya Islami tetap hidup di tengah generasi muda sekaligus menjadi media dakwah yang ramah, kreatif, dan membangun nilai-nilai ke-NU-an.
Pewarta: Saiful Anam

