Image Slider

Gandeng Puskesmas, MWCNU Gayam Gelar Khitanan Massal Gratis

Gayam, NU Online Sumenep

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gayam menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyelenggaraan khitanan massal gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kegiatan yang digelar hasil sinergi bersama seluruh Badan Otonom (Banom) NU, yakni Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, serta bekerja sama dengan Puskesmas Gayam ini berlangsung di Gedung MWCNU Gayam, Kamis (25/06/2026).

Ketua MWCNU Gayam, Syamsul Maarif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, mulai dari sahabat-sahabat Ansor, Muslimat NU, Fatayat NU, LKNU, hingga tenaga medis dari Puskesmas Gayam. Berkat kebersamaan ini, kegiatan dapat terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, khitanan massal merupakan bentuk nyata pengabdian Nahdlatul Ulama kepada masyarakat, khususnya dalam membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Biaya khitan saat ini relatif tidak sedikit. Karena itu, kami ingin hadir membantu masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, agar putra-putra mereka dapat memperoleh layanan khitan yang aman tanpa dipungut biaya,” katanya.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pendaftaran dibuka, panitia menyediakan kuota hingga 100 peserta dari wilayah Kecamatan Gayam.

“Sebelum pelaksanaan, seluruh calon peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan (screening) yang dilaksanakan di Puskesmas Gayam pada 18 Juni 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak dalam kondisi layak menjalani tindakan medis,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, lebih dari 60 anak dinyatakan memenuhi syarat kesehatan sehingga dapat mengikuti khitanan massal.

“Pelaksanaan khitan ditangani oleh dokter dan tenaga kesehatan profesional dari Puskesmas Gayam. Panitia juga menyiapkan ruang tunggu yang nyaman agar peserta merasa lebih tenang sebelum menjalani proses khitan,” pungkas Syamsul Maarif.

Editor: Moh Khoirus Shadiqin

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga