Image Slider

LAZISNU dan BMT NU Cabang Pragaan, Satukan Persepsi dalam Program Sosial Kemasyarakatan

Pragaan, NU Online Sumenep
Sudah dua tahun NU Care – Lembaga Amil Zakat, Infaq, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dan Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan (KSPP) Syariah Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Cabang Pragaan bersinergi demi merealisasikan amanah Konferensi, yakni menyemarakkan kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti bedah rumah dluafa, renovasi tempat ibadah, lembaga pendidikan, MCK, dan santunan anak yatim.

Untuk mematangkannya, LAZISNU dan BMT NU menggelar rapat evaluasi bersama jajaran pengurus harian Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, Kamis malam (8/4/2021) di kantor BMT NU.

Kiai Hasbullah Marzuq mengutarakan bahwa rapat kali ini pada dasarnya mencari titik temu, koordinasi dan mematangkan program lama.

“Kami meminta hasil rapat ini bisa memperjelas benang-benang kusut agar kolaborasi yang sudah berjalan 2 tahun ini tetap bertahan hingga di akhir periode,” pinta Wakil Ketua MWCNU Pragaan saat mengawali sambutan.

Di kesempatan yang sama, Kiai Muhris Baharun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada BMT NU yang selama ini ikut andil dalam menjalankan amanah Konferensi.

Ketua NU Care – Lazisnu Pragaan tersebut berharap agar pertemuan kali ini mampu mengurai beberapa kendala program yang bersifat ijtimaiyah.

“Ada beberapa kendala saat ingin membuka rekening baru untuk donatur tetap, yakni ditetapkannya SOP baru sehingga berkasnya tidak lengkap,” curahnya alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo itu.

Moh Afif menyikapinya bahwa aturan baru tersebut pada dasarnya ingin menyempurnakan SOP yang lama. Untuk mempermudah, Kepala BMT NU Cabang Pragaan tersebut menawarkan solusi, yakni para donatur tetap LAZISNU menyetorkan infaqnya lewat program maal.

“Lewat program ini, para donatur tidak ribet membuat rekening,” terangnya.

Di penghujung acara, KH A Junaidi Mu’arif memutuskan bahwa program Layanan Berbasis Jamaah (LASISMA) harus didukung oleh LAZISNU. Kemudian SOP tersebut jangan dijadikan kendala, tapi jalankanlah sesuai prosedur yang ada.

“Kami menginstruksikan pada LAZISNU agar tetap menggemukkan nasabah dan memperbaharui data. Lengkapilah persyaratan yang berlaku, seperti mengisi formulir, fotokopi KTP, KK, dan foto,” pinta Ketua MWCNU Pragaan.

Tak sampai di situ, kiai yang berparas sederhana tersebut juga mengimbau agar mensosialisasikan SOP pada calon donatur tetap serta menyampaikan fadilah shadaqah kepadanya.

“Untuk melengkapi data dan persyaratan nasabah, maka tunjuklah 1-3 orang agar bisa menyamungkan komunikasi dengan calon donatur. Jangan lupa buat group WhatsApp khusus antara Lazisnu dan BMT NU agar komunikasi tetap berlanjut,” tandas tenaga pendidik Pondok Pesantren Al-Ihsan Jaddung.

Pewarta: Firdausi
Editor: A. Warits Rovi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga