Image Slider

Momentum Muharram, LAZISNU Pragaan Santuni Ratusan Anak Yatim

Pragaan, NU Online Sumenep
Di bulan Asyura, NU Care – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, santuni 269 anak yatim yang tersebar di setiap desa.

Kali ini, pengurus memberikan santunan tunai kepada KH Moh Rasyad selaku Ketua NU Care – LAZISNU Ranting Jaddung, agar diberikan pada 32 anak yatim sebagaimana data yang diperoleh dari masing-masing Ranting NU, Jum’at (20/8/2021) di kediamannya Dusun Bulu, Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan.

Ketua NU Care – LAZISNU Pragaan, Kiai Muhris Baharun mengatakan, total pengeluaran di bulan Muharram Rp. 13.450.000,-. Dana tersebut diambil dari Kotak Infaq (KOIN) Peduli yang diletakkan di sejumlah pertokoan dan warung. Ditambah lagi dari donatur tetap yang setiap pekan dan bulan diparani oleh tim Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan (KSPP) Syariah Baitul Maal wat Tamwil Nuansa Umat (BMT NU) Cabang Pragaan.

“Ada 14 Ranting NU yang mendapatkan bantuan dana dari LAZISNU Pragaan, kecuali Desa Rombasan, sebab tidak ada anak yatimnya di tahun ini. Adapun Ranting NU yang mendapatkan bantuan kami anatra lain, Kadura Timur 13 anak, Sendang 2 anak, Larangan Perreng 11 anak, Sentol Daya 11 anak, Sentol Laok 6 anak, Pakamban Daya 22 anak, Jaddung 32 anak, Pakamban Laok 15 anak, Pragaan Daya I 20 anak, Pragaan Daya II 34 anak, Pragaan Laok 31 anak, Prenduan 24 anak, Aeng Panas 18 anak, dan Karduluk 30 anak,” ungkap alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Di kesempatan yang sama, Rais Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jaddung, KH Asnawi Sulaiman menyatakan bahwa, selain mendapat bantuan dari MWCNU, LAZISNU Ranting, Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU, Fatayat NU, dan GP Ansor Jaddung, ikut serta memberikan santunan tunai.

“Total keseluruhan 6.400.000,- yang kami keluarkan untuk anak yatim. Ditambah dana lain-lain yang diberikan oleh donatur tetap di Desa Jaddung beserta bingkisannya,” ungkap pengurus Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) Sumenep saat menyampaikan laporannya pada warga NU.

Sebelum acara dimulai, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Sumenep, Kiai Imam Sutaji, mengapresiasi kemandirian yang dilakukan oleh ranting setempat. Sebab manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh nahdliyin.

Pendai yang juga menjadi tenaga pendidik di Pondok Pesantren Al-Ihsan Jaddung tersebut mengajak kepada seluruh warga NU agar berbuat kebaikan kepada siapa pun, termasuk pada anak yatim.

“Ada 3 macam yang menyebabkan seseorang selamat di dunia dan akhirat, yaitu orang yang mengakui kesalahannya pada orang lain, orang yang senang berbuat baik kepada orang lain, dan orang yang suka membantu orang lain. Oleh karena itu, mari kita muliakan anak yatim, bukan hanya di bulan Muharram saja. Di luar bulan ini, kita harus membahagiakannya,” tandasnya.

Acara diparipurnai dengan doa oleh KH Asnawi Sulaiman agar kegiatan tersebut tetap istiqamah di lain waktu.

Editor: Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga