Image Slider

Ziarah Muassis dan Muharrik NU Sumenep, Merekam Jejak Khidmah di Makbaroh Annuqayah

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar Ziarah Muassis dan Muharrik NU Sumenep di Makbaroh Pondok Pesantren Annuqayah, Jumat sore (23/1/2026). Kegiatan ini diikuti pengurus harian Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Sumenep sebagai ikhtiar merawat sanad khidmah dan meneguhkan komitmen perjuangan jam’iyyah.

Sore yang cerah di Makbaroh PP Annuqayah menjadi saksi bagaimana nilai-nilai pengabdian Nahdlatul Ulama diwariskan lintas generasi. Ziarah yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Rangkaian acara diawali dengan tawassul, dilanjutkan tahlil, serta doa bersama yang dipanjatkan untuk para muassis dan muharrik NU Sumenep, di antaranya KH. Syarqawi, KH. Mohamad Ilyas, KH. Abdullah Sajjad, KH. A. Warits Ilyas, KH. Ahmad Basyir AS dan KH. Abdul Muqsith, sekaligus untuk keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama.

Lantunan ayat suci dan kalimat thayyibah mengalir pelan, menyatu dengan keheningan makam, seolah menjadi jembatan spiritual yang menghubungkan perjuangan masa lalu dengan ikhtiar hari ini dan harapan masa depan.

Rais Syuriyah PCNU Sumenep, KH. A. Washil Hasyim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas terselenggaranya ziarah tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin sebagai upaya menggali, meneladani, dan melanjutkan khidmah para pendiri NU Sumenep.

“Kegiatan ini sebaiknya dilaksanakan secara rutin untuk menggali dan meneruskan perjuangan serta khidmah para muassis dan muharrik NU Sumenep. Semoga kita semua mendapatkan barokah dari beliau-beliau. Amin,” ujarnya.

Lebih lanjut, KH. Washil Hasyim menegaskan bahwa ziarah ini bukan semata tabarrukan, melainkan juga sarana belajar dan refleksi tentang cara berkhidmah di Nahdlatul Ulama.

“Kami ziarah ke makbaroh ini tiada lain selain tabarrukan sekaligus belajar meneladani pemikiran dan gerakan para muassis dan muharrik NU. Semoga kita mampu meneruskan perjuangan beliau-beliau di Nahdlatul Ulama,” tuturnya.

Ia juga berdoa agar seluruh pengurus diberi kekuatan dan keistiqamahan dalam mengemban amanah jam’iyyah.

“Semoga kita semua mampu menjalankan amanah ini dengan istiqamah dan mengikuti jejak para muassis dan muharrik NU,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep, KH. Md. Widadi Rahim, menegaskan bahwa ziarah muassis dan muharrik NU bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan ruang perenungan untuk meneguhkan kembali arah khidmah jam’iyyah.

Menurutnya, dari pusara para pendahulu, NU diingatkan untuk terus merawat akar sejarah dan nilai perjuangan ulama. Spirit tawassuth, tawazun, dan khidmah harus senantiasa disemai agar Nahdlatul Ulama tetap kokoh, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Ziarah Muassis dan Muharrik NU Sumenep ini menegaskan komitmen PCNU Sumenep dalam menjaga kesinambungan perjuangan ulama serta menguatkan identitas NU sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah yang berakar kuat pada tradisi dan nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga