Talango, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Talango menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke 88 dan santunan anak yatim pada Sabtu (23/04/22).
Acara tersebut ditempatkan di pendopo Kantor Kecamatan Talango dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Sumenep, dan 88 anak yatim.
Nur Aini selaku Ketua PAC GP Ansor Talango meminta kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk turut memikirkan segala hal yang berkaitan dengan kemajuan organisasi Ansor di Pulau Talango.
“Silakan seluruh pengurus merumuskan konsep guna memajukan serta menghidupkan semangat kader. Tapi jangan lupa jaga kekompakan serta sesuaikan dengan kemampuan,” tuturnya.
Sementara itu, K Juhari Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Talango menambahkan bahwasanya Ansor adalah anak NU yang tentu saja harus tunduk pada apa yang telah diperintahkan orang tuanya.
“Ansor adalah anak dari NU, maka dari itu apapun yang diperintahkan oleh NU tidak ada alasan bagi GP Ansor untuk menolak dan mengabaikannya,” papar beliau.
K Qumri Rahman, Ketua PC GP Ansor Sumenep mengungkapkan bahwa pihaknya tidak bisa memberi apapun terhadap PAC di setiap kecamatan. Tetapi ia berniat untuk selalu hadir setiap kali PAC memanggil.
“Melihat beragam program dan kegiatan GP Ansor se-Kabupaten Sumenep maka saya katakan bahwa Pimpinan Cabang saat ini tidak punya apa-apa untuk membalas jerih payah dan semangat para kader,” ujarnya.
Ia lalu berkata, “Walaupun demikian, kami beriktikad kuat bahwa ketika ada kader yang mengundang tidak ada alasan untuk tidak melayani karena kalian adalah santrinya Mbah Hasyim Asy’ari.”
Editor : Ach. Khalilurrahman

