Talango, NU Online Sumenep
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Talango menggelar santunan anak yatim. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Jannatunnaim Dusun Baru, Desa Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Jum’at (14/04/2023).
Ustadz Romaiki Hafni selaku Ketua PRNU Talango mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk menghidupkan sunah rasul berupa sedekah, melahirkan kepekaan, dan kepedulian sosial.
“Juga menjadi wadah orang dermawan dalam menginfaqkan hartanya untuk anak yatim di Desa Talango,” jelas Guru Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk ini.
Diceritakan, donasi kegiatan santunan anak yatim ini berasal dari infaq internal pengurus dan anggota PRNU Talango. Donasi berupa uang tersebut dikumpulkan seikhlasnya setiap pertemuan rutin lailatul ijtima yang digelar sebulan dua kali.
“Ada juga sumbangan dari masyarakat desa setempat berupa uang dan sembako,” ungkap Dosen Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk ini.
Santunan itu telah diberikan kepada 29 anak yatim yang masing-masing mereka mendapatkan uang Rp.100.000, sembako, dan snack. “Santunan anak yatim di bulan Ramadhan akan menjadi program rutin kami setiap tahunnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan adanya kegiatan ini semoga memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan anak yatim, terlebih kegiatan ini bersifat religius. “Saya ucapkan terima kasih banyak kepada pengurus dan anggota PRNU Talango serta masyarakat sekitar yang jadi donatur kegiatan ini,” tegasnya.
Menurutnya, santunan anak yatim merupakan perintah dari Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat An-Nisa’ ayat 2. Allah SWT berfirman:
وَاٰ تُوا الْيَتٰمٰۤى اَمْوَا لَهُمْ وَلَا تَتَبَدَّلُوا الْخَبِيْثَ بِا لطَّيِّبِ ۖ وَلَا تَأْكُلُوْۤا اَمْوَا لَهُمْ اِلٰۤى اَمْوَا لِكُمْ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ حُوْبًا كَبِيْرًا
Artinya: “Dan berikanlah kepada anak-anak yatim harta mereka, janganlah kamu menukar yang baik dengan yang buruk, dan janganlah kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sungguh, (tindakan menukar dan memakan) itu adalah dosa yang besar.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 2).
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk ini juga berencana ke depan akan meningkatkan jumlah santunan anak yatim di Desa Talango, baik santunan berupa uang ataupun barang.
“Harapan kami, semoga tetap istiqomah dan menjadi wadah dalam syiar Islam dan melestarikan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” pungkasnya.
Editor: A Habiburrahman

