Batang-Batang, NU Online Sumenep
Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Sumenep mulai menyosialisasikan program Griya Sehat LKNU sebagai salah satu program unggulan PCNU Sumenep masa khidmat 2026–2031. Sosialisasi tersebut disampaikan dalam forum Bahtsul Masail PCNU Sumenep di Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Al-Qadar, Kecamatan Batang-Batang, Ahad (12/7/2026).
Program Griya Sehat dirancang sebagai layanan kesehatan berbasis thibbun nabawi yang dijalankan secara proporsional, aman, nyaman, dan sesuai dengan tuntunan Sunnah Rasulullah SAW.
Sekretaris LKNU PCNU Sumenep, H Pausi, menyampaikan bahwa Griya Sehat akan resmi diluncurkan pada Kamis (16/07/2026) mendatang. Layanan tersebut berlokasi di Jalan Trunojoyo, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, tepat di depan Kantor PCNU Sumenep.
“Griya Sehat hadir untuk memberikan pelayanan terapi kesehatan berbasis thibbun nabawi yang proporsional, aman, nyaman, dan sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW. Ini merupakan salah satu program unggulan PCNU Sumenep periode 2026–2031,” ujarnya.
Ia berharap seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Kabupaten Sumenep turut berperan aktif memperkenalkan layanan tersebut kepada Nahdliyin di wilayah masing-masing agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Kami berharap seluruh MWCNU ikut membantu menyosialisasikan Griya Sehat kepada jamaah. Semakin banyak masyarakat yang mengetahui layanan ini, semakin besar pula manfaat yang bisa diberikan kepada umat,” katanya.
Selain menghadirkan layanan terapi kesehatan, Griya Sehat juga membuka program recovery penyembuhan stroke secara gratis. Program tersebut diberikan melalui pendampingan terapi hingga 10 kali pertemuan tanpa dipungut biaya.
“Kami juga membuka layanan recovery penyembuhan stroke secara gratis dengan pendampingan hingga sepuluh kali pertemuan. Ini merupakan bentuk ikhtiar kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat,” jelasnya.
Dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan kesehatan NU, LKNU PCNU Sumenep juga mendorong setiap MWCNU membentuk kepengurusan LKNU di tingkat kecamatan. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi sekaligus pemerataan layanan kesehatan bagi warga Nahdliyin di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, LKNU PCNU Sumenep telah menyiapkan sistem pelayanan yang terintegrasi serta menjalin kerja sama dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumenep. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempermudah pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan medis.
” LKNU PCNU Sumenep juga membuka layanan call center yang dapat dihubungi masyarakat untuk penanganan awal kasus gigitan ular. Melalui layanan tersebut, masyarakat akan memperoleh pendampingan awal dan rujukan secara cepat melalui jaringan pelayanan kesehatan yang telah disiapkan,” pungkasnya.

