Batang-Batang, NU Online Sumenep
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH Md Widadi Rahim, menegaskan komitmen kepengurusan PCNU Sumenep dalam menjalankan sembilan program prioritas yang berorientasi pada penguatan ranting dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU).
Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan Bahtsul Masail PCNU Sumenep yang dipusatkan di Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Al-Qadar, Kecamatan Batang-Batang, Ahad (12/07/2026).
Dalam sambutannya, Kiai Widadi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Bahtsul Masail di Kecamatan Batang-Batang. Ia juga mengingatkan bahwa kepengurusan PCNU Sumenep hasil konferensi telah memasuki sekitar tujuh bulan, sementara pelantikan pengurus berlangsung sekitar tiga bulan lalu.
“Alhamdulillah Bahtsul Masail PCNU Sumenep dilaksanakan di Batang-Batang. Kita PCNU Sumenep semenjak konferensi telah memasuki sekitar 7 bulanan dan dilantik sekitar 3 bulan yang lalu,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dari berbagai amanah organisasi yang diemban, PCNU Sumenep telah memfokuskan kerja organisasi ke dalam sembilan program utama.
“Di antara tugas-tugas yang diamanahkan kepada kami telah mengerucut 9 program. Kita di PCNU Sumenep telah menjalankan program tersebut yang berbasis ranting. Semua program itu akan mengacu pada ranting dan MWCNU di Sumenep,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan program-program PCNU sangat bergantung pada kekuatan ranting sebagai ujung tombak organisasi. Karena itu, seluruh program diarahkan agar dapat dijalankan hingga tingkat akar rumput.
Kiai Widadi juga menyoroti kondisi kelembagaan NU di Sumenep. Ia mengungkapkan bahwa jumlah ranting NU di Kabupaten Sumenep mencapai lebih dari 300, namun belum semuanya memiliki program kerja yang berjalan. Selain itu, ia menyayangkan masih adanya MWCNU yang belum aktif menjalankan peran organisasi.
“Kalau secara data ranting se-Kabupaten Sumenep sekitar 300 lebih, namun yang hanya punya program hanya beberapa,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, KH Md Widadi Rahim juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat PCNU Sumenep akan meluncurkan program Griya Sehat sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan.
“Sebentar lagi PCNU akan melaunching Griya Sehat. Hal ini merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan masyarakat bersama. Bahkan gangguan kesehatan yang bisa disembuhkan non medis ada bekam, rukyah, akupuntur dan lain-lain. Jika berkaitan dengan medis maka akan didampingi hingga sembuh,” jelasnya.
Ia berharap seluruh elemen NU, mulai dari tingkat MWCNU hingga ranting, dapat mengambil bagian dalam menyukseskan berbagai program yang telah disusun PCNU Sumenep.
“Maka NU harus hadir, MWC, ranting harus terus berkolaborasi dengan kita di PCNU Sumenep. Maka dari itu program ini harus disambut dengan baik,” pungkasnya.

