Gapura, NU Online Sumenep
Mengayomi dan mengumpulkan anak yatim untuk diberikan bantuan dalam segala kehidupannya baik aspek pendidikan, sandang dan pangan, maka Allah mewajibkan surga baginya.
Begitulah yang disampaikan oleh KH. Ahmad Basyir, Rais Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gapura saat mengisi tausiyah pada kegiatan Santunan 41 Anak Yatim bersama Komunitas Kurir Yatim Sumenep di Musala Darul Hasan, Dusun Karang Pao, Desa Grujugan Jumat (4/11/2022).
“Barangsiapa yang mengumpulkan anak yatim di kampung atau di desa, dimanapun saja, untuk diberikan bantuan dari segala aspek kebutuhannya, maka Allah diwajibkan surga baginya. Kecuali orang tersebut melakukan sesuatu yang tidak diberi ampunan oleh Allah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Anwar Dusun Palegin Longos Kecamatan Gapura tersebut mengingatkan kepada seluruh hadirin agar mengedepankan rasa keikhlasan dan kejujuran, terutama bagi kaum ibu ibu harus berhati hati dalam menggunakan harta yatim.
“Akan tetapi kita harus menggunakan prinsip kejujuran. Karena dalam satu hadits ada enam golongan yang tidak diberi ampunan oleh Allah. Salah satunya golongan orang yang memakan harta anak yatim,” tambahnya.
Dirinya menambahkan agar agar anak yatim yang hadir pada kesempatan tersebut agar melanjutkan pendidikan ke tempat pendidikan yang lebih baik seperti pondok Pesantren.
“Alhamdulillah. Hari ini diberikan nikmat sehat dan sempat merupakan pertolongan yang besar dari Allah untuk mengumpulkan anak yatim . Semoga dicatat sebagai ibadah agung di sisi Allah,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

