Gapura, NU Online Sumenep
Slogan “Belajar, Berjuang, dan Bertaqwa” bagi Pengurus Komisariat IPNU-IPPNU Madrasah Al-Huda Desa Gapura Timur Kecamatan Gapura bukan semata kata pemanis untuk memoles tampilan organisasi. Tapi slogan tersebut benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata. Hal tersebut dibuktikan dengan diberikannya beasiswa kepada yatim dan duafa di malam HUT ke-46 Madrasah Al-Huda, Sabtu (12/06/2021).
Beasiswa tersebut diberikan secara simbolis kepada masing-masing kepala sekolah di Madrasah Al-Huda mulai dari PAUD sampai MA untuk selanjutnya diserahkan kepada yatim dan duafa yang statusnya masih sebagai siswa aktif di madrasah teersebut.
Alfan Ansori, pembina PK IPNU-IPPNU Al-Huda mengatakan, bahwa tujuan kegiatan pemberian beasiswa tersebut adalah untuk meringankan biaya pendidikan siswa yang kurang mampu sehingga yang bersangkutan tetap bisa menempuh pendidikan dan bisa melanjutkan pada jenjang yang lebih tinggi.
“Tujuan diberikannya beasiswa tersebut untuk meringankan biaya pendidikan siswa. Setidaknya dengan bantuan tersebut siswa tidak usah minta kepada orangtuanya apabila mau beli buku tulis, seragam, dan ala-alat lainnya,” tutur Alfan yang juga ketua PR GP Ansor Gapura Timur ini.
Sementara itu, Wardatul Mushfirah, ketua PK IPPNU Al-Huda menceritakan bahwa dana beasiswa tersebut diperoleh dari kegiatan penggalangan dana yang dilakukan PK IPNU-IPPNU Al-Huda dengan cara mengedar kardus ke kelas-kelas mulai dari PAUD sampai MA setiap minggu selama setahun.
“Kami dan teman-teman setiap minggu, berjalan ke kelas-kelas sambil memegang kardus untuk minta bantuan seikhlasnya dari siswa, kalau di PAUD biasanya langsung ke orangtua yang mengantar anaknya. Kegiatan itu berlangsung setahun, dari perolehan dana itulah kami jadikan beasiswa untuk membantu mereka yang kurang mampu,” jelas siswa yang karib disapa Fira ini.
Ia menambahkan, perolehan dana tahun ini sebesar Rp. 1.400.000. Jumlah tersebut dipengaruhi oleh hari aktif tatap muka yang berkurang karena pandemi. Tetapi dirinya bersyukur, masih bisa mengumpulkan dana sebanyak itu dan bisa disumbangkan untuk mereka yang kurang mampu. Ia berharap agar di tahun depan kegiatan tersebut bisa digalakkan lagi oleh adik-adiknya karena selain bisa untuk memberikan beasiswa sekaligus bisa melatih siswa lain jadi seorang dermawan.
“Karena saya sudah kelas IX, semoga kegiatan ini nanti bisa dilanjutkan lagi dengan lebih maksimal oleh adik-adik, sebab ini punya manfaat ganda, yaitu jadi sarana belajar dermawan bagi si penyumbang, dan bisa meringankan beban bagi yang diberi sumbangan dalam bentuk beasiswa tersebut,” pungkas siswi kelas akhir MTs Al-Huda II ini.

