Image Slider

Segitiga Emas Pelajar NU di Gapura Bersih-bersih Pusara Muassis Pesantren

Gapura, NU Online Sumenep

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dari tiga lembaga yaitu Al-Huda, Nasy’atul Muta’allimin, dan Al-In’am melakukan bersih-bersih pusara muassis pesantren yaitu di maqbarah KH Qosim sepuh, Dusun Pangabasen, Desa Gapura Timur, Kamis (09/06/2022) pukul 14.00 waktu setempat.

Dalam sejarahnya, KH Qosim Sepuh memiliki empat orang anak, tiga di antaranya adalah K. Hosamuddin, pendiri PP Al-Huda, Ny. Muzayyanah, istri K. Zubairi pendiri PP. Nasy’atul Muta’allimin, dan K. Qosim muda pendiri PP. Al-In’am. Itulah sebabnya tiga lembaga itu disebut Segitiga Emas hingga PK IPNUnya pun juga disebut demikian. Hal itu disampaikan oleh K. Quraisyi Makki, salah satu dzurriyah Ny. Mutammimah kepada NU Online Sumenep.

Ditanya seputar acara bersih-bersih yang dilakukan Segitiga Emas PK IPNU tersebut, ketua PC LAZISNU Sumenep itu mengatakan, ada hikmah yang terkandung dalam acara bersih-bersih tersebut antara lain, pertama mengenalkan kesadaran pentingnya sanad keguruan pada tiga lembaga yang berbeda tapi berasal dari satu silsilah.

“Jadi bersih-bersih bersama itu mengenalkan kesadaran pentingnya sanad keguruan pada tiga lembaga berbeda tapi tapi dari pohon yang tunggal,” jelasnya.

Hikmah yang kedua menurut Kepala BLK Komunitas Miftahul Huda tersebut adalah untuk meningkatkan ukhuwah lintas generasi dan lintas lembaga yang dikenal dengan istilah segitiga emas.

“Dan yang ketiga adalah untuk mendorong bagaimana komunikasi antar PK IPNU tidak hanya dalam kegiatan semacam ini tapi akan kita tindaklanjuti konsep pengkaderan yang ideal dan Diklat kepemimpinan bersama,” tambahnya.

Sementara ketua PAC IPNU Gapura, Fathor Rosy sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan perlu dicontoh oleh PK IPNU yang lain khususnya di Kecamatan Gapura.

“Selain bentuk bakti kita terhadap guru khususnya muassis pesantren, kegiatan semacam ini memang ranahnya IPNU sebagai Socio Culture bagaimana semakin mendekatkan diri ke masyarakat melalui program-program yang sudah dirumuskan,” ungkap remaja yang selalu berpenampilan ala Bung Karno ini.
Senada dengan itu, Ahmad Rasyidi, salah satu anggota bersih-bersih sekaligus ketua PK IPNU Al-Huda mengaku bahagia dengan kerja sama tiga lembaga tersebut karena dengan cara seperti itu, maka pengurus IPNU di tiga lembaga itu sadar bahwa pada hakikatnya berasal dari guru yang satu.

“Biar para santri dari tiga lembaga ini sadar bahwa sebenarnya berasal dari pendiri yang satu,” ungkapnya.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga