Image Slider

Konferensi MWCNU Lenteng, PCNU Sumenep Tekankan Penguatan Ruh Keagamaan dan Dakwah NU

Lenteng, NU Online Sumenep

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), KH Md Widadi Rahim menyampaikan bahwa forum konferensi pengurus NU menjadi momentum untuk memperkuat ruh keagamaan dan dakwah dalam memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama (NU).

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Konferensi Wakil Cabang NU Lenteng yang dipusatkan di MWCNU setempat, Sabtu (10/10/2026).

Ia menegaskan, bahwa NU sejak awal berdiri merupakan perkumpulan para ulama. Karena itu, tradisi keilmuan yang diwariskan melalui ulama dan pesantren harus terus dijaga sebagai bagian penting dari identitas Nahdlatul Ulama.

“Keberadaan sanad keilmuan dan tradisi pesantren menjadi landasan bagi warga NU dalam menjaga kesinambungan pemahaman keagamaan sekaligus menjalankan pengabdian kepada umat dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, berkhidmah di NU bukan semata-mata berkaitan dengan jabatan atau kedudukan dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, khidmah merupakan ikhtiar untuk memperbaiki diri, memperkuat komitmen keagamaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Khidmah di NU harus menjadi jalan untuk memperbaiki diri sendiri. Melalui organisasi, kita belajar mengabdi, menjaga nilai-nilai keagamaan, dan memberikan manfaat bagi umat,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.

Memasuki abad kedua NU, lanjutnya, penguatan ruhuddin (semangat keagamaan) dan ruhud dakwah (semangat dakwah) menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi.
Penguatan ruh keagamaan diperlukan agar warga NU tetap berpegang pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, sedangkan ruh dakwah menjadi landasan untuk terus menyampaikan ajaran Islam dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.

” Menjaga tradisi keislaman perlu disertai dakwah yang berkelanjutan agar NU tetap mampu menjawab kebutuhan umat dan tantangan perubahan zaman,” terangnya.

Lebih dari itu, Menurut Kiai Widadi, Konferensi Wakil Cabang NU Lenteng juga menjadi forum penting untuk menyatukan potensi organisasi dan menjaga soliditas jam’iyah. Forum ini tidak hanya berkaitan dengan penataan kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyamakan orientasi pengabdian dan memperkuat koordinasi antarelemen NU.

” Persatuan dinilai penting agar perbedaan pandangan tidak menghambat jalannya organisasi. Sebaliknya, seluruh elemen diharapkan tetap berada dalam satu barisan untuk melanjutkan perjuangan Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Dalam Konferensi ini menetapkan KH A Dumairi Asy’ari sebagai Rais MWCNU Lenteng dan Ahmad Baru Rozi sebagai Ketua MWCNU Lenteng terpilih Masa Khidmat 2026-2031.

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga