Lenteng, NU Online Sumenep
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep melantik 14 Pimpinan Ranting (PR) dan 1 Pimpinan Anak Ranting (PAR) Fatayat NU se-Kecamatan Lenteng sebagai upaya memperkuat struktur organisasi dan meneguhkan pengabdian kader dalam menjalankan khidmah kepada agama, masyarakat, dan bangsa.
Pelantikan ini juga bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Lenteng yang dipusatkan di Yayasan Ziyadatul Ulum Kambingan Barat, Lenteng, Sumenep, Ahad (18/10/2026).
Ketua PC Fatayat NU Sumenep, Ny Hj Dina Kamilia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial pengukuhan kepengurusan, melainkan awal dari pengabdian yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kebermanfaatan bagi umat.
Menurutnya, teguh dalam pengabdian berarti bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menjalankan amanah organisasi, sekaligus menjaga komitmen terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Pengabdian di Fatayat NU bukan hanya tentang jabatan atau kepengurusan, tetapi bagaimana kita menghadirkan manfaat bagi anggota dan masyarakat. Setelah dilantik, para pengurus harus mulai bergerak, membangun kebersamaan, dan menjalankan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap seluruh pengurus yang dilantik mampu menjaga kekompakan dan memperkuat koordinasi dengan PAC maupun PC Fatayat NU Sumenep.
“Dengan demikian, program organisasi dapat berjalan berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak perempuan muda di tingkat desa,” harapnya.
Sementara itu, Ketua PAC Fatayat NU Lenteng Nurhakimah Shadiq menilai pelantikan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi di wilayahnya.
Dengan dilantiknya 14 PR dan 1 PAR, pihaknya berharap semakin banyak kader yang terlibat aktif dalam kegiatan organisasi dan pengabdian sosial.
“Pengurus ranting merupakan ujung tombak gerakan Fatayat NU karena berada paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, kepengurusan yang telah dikukuhkan diharapkan segera menyusun program kerja, memperkuat komunikasi antarkader, serta menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial di masing-masing desa,” pungkasnya.
Editor: Lukmanul Hakim

