Lenteng, NU Online Sumenep
Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, semakin bergeliat ke arah kemandirian ekonomi organisasi. Bertempat di sekretariat Ansor Cangkreng, para kader terlihat antusias memproduksi kaos pesanan PC GP Ansor Sumenep, Senin (30/11/2020) malam.
Ansor Cangkreng menginisiasi berdirinya Badan Usaha Milik Ansor (BUM-Ansor) pada 14 November 2020 lalu. Walaupun baru seumur jagung, tapi sudah banyak produk yang dihasilkan. Diantaranya penjahitan jas Ansor, pembuatan kaos, dan jasa percetakan.
Ali Fikri, Ketua PR GP Ansor Cangkreng mengatakan, bahwa BUM-Ansor yang digagas kader Ansor Cangkreng adalah satu-satunya di Kecamatan Lenteng. Unit usaha yang ditangani adalah percetakan dan penjahitan.
“BUM-Ansor ini berdiri atas kerjasama seluruh pihak, utamanya kader Ansor Cangkreng. Untuk tahap awal kita masih bergerak di bidang jasa, seperti percetakan, menjahit, dan pembuatan kaos. Sementara ini untuk penyediaan alat produksi bekerjasama dengan masyarakat desa setempat. Keuntungan BUM-Ansor ini sementara dialokasikan sepenuhnya untuk penguatan organisasi,” ungkap Fikri.
Sementara itu, Muzanni, Wakil Ketua PC GP Ansor Sumenep menambahkan, bahwa BUM-Ansor dapat menjadi sumber pemberdayaan kader plus-plus. Pemberdayaan kader plus-plus yang dimaksud adalah kegiatan ini tidak hanya hanya semata-mata penguatan ekonomi organisasi, tapi juga pemberdayaan kader dan pemberdayaan masyarakat.
“BUM-Ansor ini adalah kelembagaan ekonomi di bawah PR GP Ansor Cangkreng. Sahabat-sahabat yang memproduksi, saya hanya mengusahakan mencari pasar. Lebih-lebih kalau ada modal dapat semakin memperkuat kegiatan ekonomi kader,” ujarnya.
Dewan Penasehat PR GP Ansor Cangkreng ini menambahkan, dengan BUM-Ansor ini akan banyak hal yang didapat. Selain untuk pemberdayaan ekonomi organisasi, hal ini juga sebagai media dakwah dan kaderisasi.
“Harapannya nanti semakin maju dan menjadi percontohan bagi ranting atau PAC lain,” pungkasnya.
Kontributor: Salman
Editor: A. Habiburrahman

