Image Slider

Komitmen NU Pragaan, Ranting dan PAR NU Harus Kuat

Pragaan, NU Online Sumenep
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan menggelar rapat konsolidasi pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah, Rabu (12/01/2022) malam kemarin. Acara dipusatkan di kediaman Firdaus, Dusun Pesisir, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan.

Ketua MWCNU Pragaan, KH A Junaidi Mu’arif mengimbau pada pengurus agar memprioritaskan Ranting NU yang lemah. Pihaknya juga meminta kepada pembina Ranting untuk turun gunung guna menampakkan keseriusan Wakil Ketua pada jam’iyah di akar rumput.

“Jika struktur Ranting NU tak berjalan, segera adakan reshuffle dan melakukan koordinasi dengan Tim Khusus (Timsus) penguatan Ranting NU di tingkat cabang,” pintanya.

Tak hanya itu, bagi ranting yang dikatakan lemah, dirinya mengusulkan agar pengurus melakukan ziarah muassis. Hal itu diharapkan agar menumbuhkan semangat baru di dalam kepengurusan yang ada.

“Bagi ranting yang masuk dalam kategori lemah, pengurusnya wajib diikutkan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKP NU) atau ranting tersebut dijadikan lokasi PKP NU,” tambahnya.

Selain itu, alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk tersebut juga mengimbau pada pembina ranting untuk meninjau Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PAR NU) yang telah dilantik bulan lalu di pesantren Al-Azhar Panggung, Pakamban Daya.

“Sapa dan kunjungi PAR NU, baik yang berbasis masjid maupun mushalla. Siapa tahu dengan kunjungan yang kita lakukan, kegiatan disana bisa terus berjalan lancar,” imbaunya.

Di saat yang sama, Kiai Dardiri yang didaulat sebagai pimpinan sidang menjelaskan bahwa acara Turun ke Bawah (Turba) bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU), harus melibatkan beberapa lembaga.

Misalnya melibatkan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) yang di dalamnya ada petugas medis Klinik Pratama NU Pragaan. “Saat malakukan Turba, mereka bisa memberikan penyuluhan dan pengobatan gratis pada pengurus dan warga setempat,” terangnya.

Wakil Ketua MWCNU Pragaan tersebut membacakan kesimpulan rapat. Yakni, jadwal Turba yang sudah dibentuk oleh Sekretaris MWCNU segera ditindak lanjuti. Dengan ini, tim Turba harus memfokuskan pada teknis pelaksanaan saat menyapa pengurus ranting dan tokoh masyarakat.

“Untuk keuangan Klinik NU, diserahkan sepenuhnya pada pengelola. Dengan catatan dipantau oleh pengurus MWCNU. Terakhir, rencana Nuansa Kopi harus diistikharahkan,” pungkasnya.

Editor: Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga