Image Slider

Ketua MWCNU Pragaan Sampaikan Pesan KH Muhammad Zuhri

Pragaan, NU Online Sumenep

Almaghfurlah KH Muhammad Zuhri berkata, niatkan pahala pengabdian kader NU untuk kedua orang tua, para guru, dan putra-putrinya agar menjadi anak yang shalih dan shalihah seperti halnnya muassis Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU).

Pesan ini disampaikan oleh Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, KH A Junaidi Muarif saat membuka Musyawarah Ranting (Musran) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pragaan Laok di halaman masjid Al-Ikhlas Moccol, Dusun Dung Laok, Desa Pragaan Laok, Pragaan, Selasa (12/09/2023).

“Mungkin musyawirin bertanya kemasan Musran yang diisi dengan sidang pleno. Jika dulu lebih fokus pada pemilihan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah, untuk periode ini berbeda dari tahun sebelumnya,” ucapnya.

Sebenarnya model Musran kali ini sudah ada sejak masa muassis NU. Musran yang dikemas rapi dengan membahas tata tertib sidang, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ), sidang komisi, pemilihan rais dan ketua, hakikatnya ingin merapikan musyawarah tertinggi agar kedepannya lebih baik lagi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pengurus Ranting NU Pragaan Laok masa khidmat 2018-2023 yang sebentar lagi akan demisioner. Semoga amal kalian diterima Allah Swt dan pengurus yang akan datang mendapatkan pertolongan dari Allah Swt,” doanya.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk ini mengimbau kepada calon pengurus masa khidmat 2023-2028 untuk mengevaluasi program kerja, baik yang terlaksana dan tidak terlaksana. Ia mengajak kepada pengurus untuk berkhidmah sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

“Jika jadi tangan, bekerjalah sesuai fungsinya. Sebaliknya, jika jadi kaki, bekerjalah sesuai dengan fungsinya. Jika dilakukan sesuai Tupoksinya, kami yakin program kerja yang dirancang saat Rapat Kerja (Raker), kemudian ditetapkan dalam Musyawarah Kerja (Musker), kinerja pengurus yang baru akan mengalami perubahan yang banyak dibandingkan dengan periode sebelumnya,” ungkapnya.

Atas nama keluarga besar MWCNU Pragaan, Kiai Junaidi mengimbau kepada pengurus baru untuk menyusun strukutur kepengurusan bersama tim formatur. Setelah itu, tugas selanjutnya adalah membentuk Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU) berbasis masjid dan mushala.

“Bagi masjid dan mushala yang belum dibentuk PAR, silahkan dibentuk. Berterima kasihlah para takmir kepada NU, karena sanad keilmuan dan keorganisasian tetap tersambung kepada Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalah dan Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari. Bergeraklah setelah dilantik,” pintanya.

Tak hanya itu, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada para musyawirin yang sudi hadir ke tempat mulia ini. Keikhlasan dan kepeduliannya kepada NU, Allah akan melimpahkan ridha-Nya, mendapat syafaat Rasulullah, dan barakahnya para muassis NU. Kelak di akhirat nanti, pengurus dan warga NU bersama rombongannya para pendiri.

“Mudah-mudahan pengabdian yang diwujudkan dalam bentuk perjuangan di Jam’iyah, Allah melimpahkan maunahnya kepada kita semua, amin,” doanya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga