Image Slider

Berikut Agenda Hari Santri Nasional PCNU Sumenep 2023

Kota, NU Online Sumenep

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep akan menggelar sejumlah agenda kegiatan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2023. Ketua panitia KH Abd Wasid menyebutkan, ada 7 agenda kegiatan, antara lain: eksibisi futsal PCNU versus Kemenag, penanaman mangrove, Jalan-Jalan Santri (JJS), Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK), anugerah santri, mulid nabi dan istighotsah santri.

Eksibisi Futsal

Eksibisi futsal dihelat untuk mempererat hubungan dan kerja sama antara PCNU dan Kemanag melalui olahraga futsal, serta meningkatkan semangat kebersamaan dan sportivitas. Acara ini bakal dilaksanakan pada Jumat (06/10/2023).

Menanam Mangrove

Kegiatan ini bertujuan menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir melalui penanaman mangrove, membangun kesadaran dan partisipasi warga NU dalam menjaga ekosistem pesisir. Jumlah mangrove yang bakal ditanam sebanyak 1.000 bibit.

“Acara yang dipusatkan di pantai Matahari Desa Lobuk, Kecamatan Bluto ini (07/10/2023) akan diahdiri oleh Bupati Sumenep,” ujarnya kepada NU Online Sumenep, Senin (11/09/2023).

Jalan-Jalan Santri

JJS akan diiukuti seluruh warga NU pada Ahad (15/10/2023). Rute JJS di start depan masjid Jamik – Jln. Diponegoro – Jln. KH Zainal Arifin – Jln. KH Wahid Hasyim – Jln. Trunojoyo – finish masjid Jamik. Acara ini diawali dengan penampilan al-Banjari, hiburan drumband dan pembagian door prize.

Kiai Wasid menjelaskan, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan semangat belajar dan pengembangan diri santri, meningkatkan semangar belajar dan interaksi sosial, dan memberi pengalaman positif kepada santri dalam suasana belajar yang berbeda melalui jalan-jalan.

“Kupon akan dibagikan di depan toko Satu Dua, kemudian kupon akan dikumpulkan di depan Mic Mac. Kupon hanya berlaku untuk satu orang saja,” terangnya.

Hadiah utama berupa 1 paket umrah, 1 buah sepeda motor, 4 buah sepeda listrik, 2 buah sepeda gunung, 1 buah kulkas, 1 buah smart TV, dan hadiah menarik lainnya. Sampai saat ini panitia masih membuka bagi penyumbang yang berkenan menyemarakkan JJS dengan ragam hadiah.

Musabaqah Qira’atil Kutub

MQK digelar dalam rangka mendorong minat bacan dan pemahaman terhadap kitab Fathul Qorib di kalangan peserta. Juga memotivasi peserta untuk mendalami ilmu agama dan meningkatkan pengetahuan mereka. Acara ini bakal dihelat pada Kamis (19/10/2023) di aula Kemenag Sumenep.

Adapun syarat-syarat peserta sebagai berikut: utusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) sebanyak 3 orang, menyerahkan surat rekomendasi dari masing-masing MWCNU, usia 14-17 tahun, menyerahkan foto copy akte lahir. Materi bacaan kitab adalah kitabut thaharah, shalah, zakat, shiyam, dan hajj.

“Technical meeting dilaksanakan pada Senin (16/10/2023). Sedangkan dewan juri adalah KH Muhammad Bahrul Widad Katib PCNU Sumenep, KH Imam Hendriyadi Wakil Rais PCNU Sumenep, dan KH Halimy Matin Wakil Katib PCNU Sumenep. Juara diambil dari 1, 2, 3, mereka berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan, sertifikat dan trophy,” terangnya.

Kiai Wasid menjelaskan, maqra yang akan dibaca oleh peserta diatur dengan ketentuan sebagai berikut. Maqra adalah kitab/bab dipilih dari kitab Fathul Qorib yang dimusabaqahkan; pemilihan maqra oleh peserta dilakukan melalui undian sebelum peserta naik mimbar MQK; maqra yang telah dipilih peserta tidak dapat ditukar kepada peserta lainnya.

Sedangkan kriteria penilaian meliputi 3 aspek, yaitu bacaan (bunyi) maqra berupa fashahah (kejelasan pelafalan huruf, kefasihan, dan intonasi), bentuk sharf dan harakat i’rab; pemahaman makna maqra berupa kemampuan menerjamahkan ke dalam bahasa Madura Pegon disertai dengan kandungan maknanya; dan kedalaman analisis maqra dan kontekstualisasi pemahaman maqra terhadap isu-isu kontemporer yang relevan.

Dilanjtukan, MQK dilaksanakan melalui 2 tahap, yaitu penyisihan lomba ini dilaksanakan oleh pengurus MWCNU dan diikuti oleh peserta sesuai ketentuan yang ada; final lomba diselenggarakan oleh panitia HSN PCNU yang diikuti 3 peserta terbaik yang mendapatkan rekomendasi dari MWCNU.

Maulid Nabi dan Istighotsah Santri

Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad Saw dan beristighotsah bersama santri, acara ini diisi dengan pemberian penganugerahan santri 2023 kategori bidang ekonomi, akademik dan lingkunga. Insya Allah akan dihelat pada Selasa (31/10/2023) di Graha Adi Poday.

Dijelaskan pula oleh Kiai Wasid, terdapat kegiatan maulid nabi dan istighotsah dilaksanakan secara serentak oleh semua Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) di semua tingkatan. Rentetan acaranya berupa istighotsah, pembacaan shalawat nabi dan taushiyah kesantrian.

“MWCNU, Sabtu (21/10/2023) di wilayahnya masing-masing, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dilaksanakan di masjid atau mushala, Rabu-Ahad (11-15/10/2023) dan pimpinan cabang badan otonom NU di wilayahnya masing-masing, Selasa-Rabu (17-18/10/2023),” tandasnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga