Image Slider

Malam Puncak HIMNY, Kiai Ali Rifqi Harap Siswa Istiqamah Menuntut Ilmu

Lenteng, NU Online Sumenep

KH Ali Rifqi Abdullah, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ittihad Lembung Timur, Lenteng berharap bahwa para siswa harus istiqamah dalam menuntut ilmu sebagai bekal meraih kesuksesan dunia dan kebahagiaan akhirat.

Hal tersebut disampaikannya saat mengisi ceramah agama dalam acara Malam Puncak dan Pengajian Umum Haflatul Imtihan Madrasah Nurul Yaqin (HIMNY) 2026 Lembung Barat, Lenteng di halaman setempat, Ahad (28/06/2026).

Di hadapan ratusan jamaah yang terdiri atas siswa, santri, wali murid, dewan guru, serta masyarakat, Kiai Ali Rifqi menegaskan bahwa ilmu tidak akan diperoleh tanpa susah payah dan istiqamah.

“Ilmu tidak datang dengan sendirinya. Ilmu harus diperjuangkan melalui belajar yang sungguh-sungguh. Siapa yang istiqamah menuntut ilmu, insyaallah Allah akan mengangkat derajatnya,” tuturnya.

Menurut Alumni PP Annuqayah Guluk-Guluk itu, keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh latar belakang keluarga maupun keturunan. Ilmu hanya dapat diraih melalui proses belajar yang panjang, kesabaran, dan kedisiplinan.

“Jangan pernah mengira seseorang menjadi alim hanya karena berasal dari keluarga ulama. Ilmu itu didapat dengan belajar, bukan karena keturunan,” tegasnya.

Alumni PP Mambaul Ulum Bata-Bata ini juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi pendidikan anak.

“Kalau anak mulai malas belajar, orang tua harus mengingatkan dan mendidiknya dengan tegas. Ketegasan itu bagian dari kasih sayang karena pendidikan adalah bekal terbaik bagi masa depan anak,” ujarnya.

Kiai Ali Rifqi turut mengajak para siswa untuk memperdalam ilmu agama sebagai jalan menuju ketakwaan kepada Allah SWT.

“Tujuan utama menuntut ilmu bukan sekadar memperoleh pekerjaan atau kedudukan, melainkan agar semakin mengenal Allah dan mampu mengamalkan ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa perjalanan mencari ilmu membutuhkan pengorbanan, termasuk waktu, tenaga, dan biaya. “Harta yang digunakan untuk pendidikan adalah investasi yang nilainya tidak akan pernah sia-sia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kiai Ali Rifqi mengingatkan bahwa ilmu yang dimiliki seseorang harus dibarengi dengan akhlak yang mulia.

“Setinggi apa pun ilmu seseorang, jika tidak dihiasi akhlak yang baik, maka ilmu itu akan kehilangan nilainya. Karena itu, ilmu dan akhlak harus berjalan beriringan,” pungkasnya.

Editor: Moh Khoirus Shadiqin

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga