Image Slider

Berikut Program Kajian Keilmuan Prodi PAI Instika Guluk-Guluk

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk, Sumenep meluncurkan program kajian keilmuan yang melibatkan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) setempat.

Nihwan, Ketua Prodi PAI menjelaskan, selama satu tahun ke depan, kajian dan diskusi ini rutin dilaksanakan setiap setengah bulan satu kali. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan Prodi.

“Kajian ini rutin ini sudah dua kali dilakukan untuk mahasiswi. Sedangkan kalangan mahasiswa, masih satu kali terealisasikan, karena masa kuliah aktif dimulai bulan Maret,” ujar alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo itu saat dikonfirmasi NU Online Sumenep, Kamis (24/03/2022).

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa itu mengutarakan, pihaknya melibatkan Hima Prodi guna merealisasikan program tersebut.

Dalam hal ini, lanjutnya, divisi kajian kajian keilmuan yang dikoordinatori oleh Dian Sri Ayu Sutila bertanggung jawab dan mempersiapkannya bagi terselenggaranya kagiatan tersebut.

“Insya Allah banyak lagi kegiatan lainnya yang akan dirancang oleh kami untuk pengembangan Prodi,” tutur pria kelahiran Saobi, Kepulauan Kangean itu.

Nihwan menyatakan, ada empat jenis kajian keilmuan yang akan diisi oleh dosen PAI, antara lain: kajian kependidikan Islam, kajian keagamaan Islam, kajian keaswajaan, dan kajian keperempuanan.

Kajian kependidikan Islam mengangkat tema yang beragam, yaitu:

1. Kajian tokoh- tokoh kependidikan Islam di Indonesia;

2. Kajian tokoh- tokoh kependidikan Islam pada masa kekuasaan dinasti;

3. Tokoh pendidikan Islam termasyhur di Timur Tengah;

4. Peran tokoh- tokoh pendidikan Islam di era Society 5.0;

5. Konsep dan teori pendidikan Islam di Nusantara;

6. Implementasi konsep dan teori pendidikan Islam di lingkungan keluarga;

7. Konsep dan teori pendidikan Islam di Barat;

8. Perkembangan pendidikan Islam di Barat;

9. Perbedaan pendidikan Islam dan pendidikan Barat dari sudut metodologi keilmuan;

10. Pengaruh budaya Barat terhadap dunia Islam.

Kajian keagamaan Islam. Kajian kitab Fathul Qarib mengkaji tema darah wanita dan pernikahan, yakni hak dan kewajiban istri serta hak waris bagi perempuan.

Kajian keaswajaan membahas tentang mengenal Aswaja dan para pelopornya; metode berpikir Aswaja; Aswaja dan budaya masyarakat.

Kajian keperempuanan.

1. Tugas dan tanggung jawab perempuan yang membahas tentang tanggung jawab perempuan dalam menjalankan tugas dan perannya; serta peran perempuan terhadap dinamika politik bangsa pria dan wanita dalam ranah publik pasca kemerdekaan.

2. Perempuan dalam ranah publik yang mengkaji tentang perempuan Madura dalam pandangan study gender; urgensi perempuan militan dalam pemerintahan; perempuan dan sexs education.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga