Image Slider

PCNU Sumenep Gelar Bahtsul Masail dan Ta’aruf Pengurus

Dasuk, NU Online Sumenep

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar Bahtsul Masail dan Ta’aruf Pengurus. Acara tersebut berlangsung di MWCNU Dasuk, Pondok Pesantren Nurut Tawwibin Parongpong, Ahad (12/04/2026).

Wakil Ketua PCNU Sumenep, KH Abd Wasid, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Alhamdulillah kita bisa hadir bersama dalam acara Bahtsul Masail dan Konsolidasi Perkumpulan MWCNU se-Sumenep. Kami atas nama PCNU Sumenep mengucapkan terima kasih kepada MWCNU Dasuk yang telah memfasilitasi acara ini, serta seluruh MWCNU dan musyawirin yang hadir,” ujarnya.

Dalam acara tersebut Kiai Wasid juga membacakan susunan PCNU Sumenep dan Pengurus Lembaga PCNU Sumenep masa Khidmah 2026-2031.

Sementara itu, Rais PCNU Sumenep, KH Wasil Hasyim, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan PCNU Sumenep saat ini telah sah setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari PBNU. Ia mengajak seluruh pengurus untuk meluruskan niat dan memperbarui komitmen dalam mengabdi kepada NU.

“Alhamdulillah, hari ini kepengurusan sudah sah karena telah menerima SK. Karena ini pertemuan perdana, mari kita luruskan niat dan perbarui kembali tekad untuk mengabdi di NU,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengabdian di NU merupakan bagian dari melanjutkan dawuh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari sebagaimana tertuang dalam Qonun Asasi. Dalam Qonun Asasi tersebut, terdapat ayat Al-Qur’an yang menyinggung tentang tugas kerasulan, yakni QS Al-Ahzab ayat 45-46:

‘Wahai Nabi, sesungguhnya Aku mengutusmu sebagai saksi, pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, serta penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya dan sebagai pelita yang menerangi (sirojan muniro).

Menurutnya, ayat tersebut menjadi dasar bahwa perjuangan Nahdlatul Ulama adalah melanjutkan risalah Nabi sebagai sirojan muniro (pelita penerang) di tengah kegelapan dan potensi perpecahan.

“Tidak mungkin kita meneruskan perjuangan Nabi tanpa melalui peran ulama. Karena itu, Kiai Hasyim Asy’ari menetapkan ayat tersebut sebagai landasan tugas kerasulan yang dilanjutkan oleh para ulama,” pungkasnya.

Perlu diketahui, selain Bahtsul Masail dan Ta’aruf Pengurus, acara ini juga menjadi momentum konsolidasi antara PCNU Sumenep dan MWCNU se-Kabupaten Sumenep.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga