Gapura, NU Online Sumenep
Kiai A Munif Zubairi, Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mengatakan, Almarhum Kiai Salehoddin, Wakil Ketua PCNU Sumenep sekaligus Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Batuan merupakan sosok yang dermawan.
“Menjelang acara halal bihalal PCNU Sumenep yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin Gapura, Ahad (22/05/2022), almarhum Kiai Salehoddin, salah satu Pengurus PCNU yang datang atau Silaturrahim dua hari sebelum kegiatan, Sabtu, (20/05/2022) malam,” ujarnya.
“Sebelum acara digelar, ia silaturrahim kepada kami, setelah sowan terlebih dahulu ke adik kami, yakni Kiai A Dardiri,” imbuhnya saat dikonfirmasi NU Online Sumenep di kediamannya, Ahad (22/05/2022)
Kiai Munif menjelaskan, kedatangan almarhum menyerahkan 2 pres rokok untuk diberikan kepada tamu di acara halal bihalal dimaksud. “Sebenarnya kami sudah menolak beberapa kali, namun almarhum bersikukuh memberinya,” terangnya.
Diceritakan pula, ia mengaku kurang sehat. Kebetulan almarhum memiliki penyakit asam lambung yang sangat akut. Pada saat itu, Kiai Munif baru mendengar tentang penyakit almarhum dari Kiai A Dardiri pada malam itu.
Sebelum pulang, ia mengatakan kepadanya bahwa tidak akan hadir pada acara halal bihalal besok lusa.
“Kami tetap memohon untuk hadir di acara halal bihalal, jika memungkinkan. Namun, ia tidak menjawab sepatah kata pun. Ia langsung pulang. Ternyata ia pamit untuk selamanya,” kenangnya.
“Ketika hendak pulang, kami menawarkan untuk diantar menggunakan mobil. Karena kami melihat benar-benar kurang sehat. Hanya saja, ia tidak berkenan. Ketika malam itu. Kejadian itu, kami sangat berharap Kiai Saleh bisa hadir di hari Ahad,” harapnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin Gapura itu menjelaskan, beberapa kali mau diantar. Namun almarhum bersikukuh pulang dengan mengendarai sepeda motornya.
“Seketika kami membantu membelokkan sepeda motornya, agar ia lebih mudah mengendarai motornya,” curahnya.
Usai acara halal bihalal, Kiai Munif kepikiran, karena kabar duka tersiar di berbagai grup Whatsapp pada pagi hari sebelum acara halal bihalal. Ia menegaskan, sosok almarhum Kiai Saleh merupakan pengurus yang luar biasa baiknya.
“Setiap ada kegiatan NU, bukan hanya rajin hadir. Namun ia menyisihkan hartanya demi kepentingan jam’iyah. Ini yang semestinya ditiru oleh pengurus dan kader NU yang lainnya. Walaupun di usia tua, almarhum istiqamah berkhidmat,” tandasnya.
Editor : Firdausi

