Salah satu dari sekian banyak keistimewaan hari Asyura atau 10 Muharram adalah mengusapkan air mawar ke wajah. Hal itu termaktub dalam Kitab Manahijul Imdad Syarah Kitab Irsyadul Ibad, karya KH. Ihsan Dahlan, Jampes, Kediri.
Dijelaskan dalam kitab tersebut, bahwa untuk mendapatkan keutamaan di hari Asyura, hendaknya mengambil air mawar lalu membaca surah Al-Fatihah sebanyak tujuh kali. Kemudian diusapkan ke kepala dan dahi.
Hal yang yang demikian tidak hanya bisa dilakukan untuk diri sendiri. Melainkan juga kepada orang-orang yang dicintai, termasuk anggota keluarga, anak dan istri.
Adapun manfaat dari mengusap wajah dengan air mawar dan membaca surah Al-Fatihah tujuh kali yakni sebagai perlindungan dari segala macam penyakit. Sejak diusapkan sampai dengan hari Asyura di tahun mendatang.
ومن أخذ في يوم عاشوراء شيئا من ماء الورد وقرأ عليه الفاتحة سبعا ثم يمسح رأسه وجبهته، ويفعل ذلك بمن يحب من أهله و ولده فإن ذلك حفظ له من جميع العلل والأسقام الى مثل ذلك اليوم من العام القابل.
مناهيج الإمداد على شرح إرشاد العباد للشيخ إحسان دحلان جامفس كديري ج ١ ص (٥٢٢))
Artinya: “Barang siapa yang mengambil air mawar di hari Asyura dan dibacakan surat al Fatihah tujuh kali, kemudian di usapkan ke kepala dan dahinya, dan hal itu juga dilakukan kepada orang yang di cintainya, dari keluarga atau anaknya, maka hal tersebut merupakan perlindungan/penjagaan baginya dari semua penyakit, sampai hari Asyura di tahun yang akan datang”.
Dalam keterangan lain disebutkan, bahwa manfaat dari mengusapkan air mawar ke wajah tidak hanya sebagai perlindungan dari segala macam penyakit. Melainkan juga membantu membersihkan wajah dari kotoran.
Selain itu air mawar juga berfungsi untuk mengatasi jerawat, mencegah penuaan dini, membantu mengurangi peradangan, dan tentu saja akan membuat wajah terlihat lebih segar, bersih, sehat, dan tampak cerah.

