Kota, NU Online Sumenep
Dalam rangka menyemarakkan kegiatan di bulan suci Ramadan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor kota Sumenep melaksanakan kegiatan Safari Ramadan ke berbagai masjid di pusat kota Sumenep.
Hingga minggu ketiga bulan Ramadan, PAC GP Ansor Kota bersama dengan PAC IPNU-IPPNU kota melaksanakan kegiatan bersama warga di Perumahan Grand Symphony. Seperti biasa kegiatan safari ini diisi dengan khotmil Qur’an dan kajian Ramadhan, Sabtu (08/04/2023).
Pantauan NU Online Sumenep, kegiatan ini dimulai sejak pukul 15.00 sampai selesai dengan rentetan acara shalat ashar berjamaah, pembacaan tawassul, pembacaan shalawat Nariyah dilanjutkan dengan khotmil Qur’an, santunan, setelah itu, kajian Ramadhan, doa dan buka bersama serta shalat maghrib berjamaah.
Diketahui, kegiatan ini dihadiri puluhan warga dan kader NU yang terdiri dari para undangan, pengurus dan anggota PAC Ansor kota, pengurus dan anggota IPNU-IPPNU, kepala desa, anak yatim, perangkat desa serta warga perumahan grand symphony.
Pada acara santunan tersebut, tercatat sebanyak 12 orang anak yatim yang ada di desa Paberasan. Untuk penyerahan santunan anak yatim dilakukan dengan pemanggilan nama-nama anak yatim sesuai yang ada di data.
Usai santunan, kegiatan berlanjut pada pengajian K. Fadlan Masykuri, Narasumber pada kajian Ramadan menjelaskan tentang peringatan Nuzulul Qur’an.
“Peristiwa Nuzulul Qur’an adalah peristiwa bersejarah dalam agama Islam. Al-Qur’an merupakan salah satu mukjizat terbesar yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.
Kiai Fadlan menambahkan bahwa bahwa melalui Al-quran maka suatu kaum atau masyarakat akan diangkat derajatnya.
“Dari Umar bin Khattab ra. Rasulullah saw. bersabda “Sesungguhnya Allah SWT. akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur’an), dengan dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain,” katanya mengutip hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Selanjutnya, beliau menyampaikan tentang bagaimana suatu perbuatan yang paling dicintai oleh Allah adalah amal perbuatan yang konsisten meski sedikit.
“Amalan yang paling dicintai Allah, adalah amalan (yang dikerjakan dengan) istiqomah” katanya.
Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan doa oleh Kiai Fadlan Masykuri dan dilanjut bersholawat bersama sembari menunggu adzan Maghrib yang pimpin oleh Rahman Saleh kepala desa Paberasan.
Pewarata: M. Nurul Purnomo
Editor : Abdul Warits

