Batang-Batang, NU Online Sumenep
Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang penyebarannya semakin meningkat, siap sangka dari kalangan Nahdliyin muncul berbagai solusi yang diyakini justru mampu menangkal virus tersebut. Lalu seperti apa solusinya? Mari kita simak sajian khusus NU Online Sumenep kali ini.
Muslimu, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Batang-Batang, adalah salah satu dari sekian banyak warga NU yang memiliki tips atau ramuan tradisional untuk meningkatkan imunitas tubuh. Bilamana imun tubuh terjaga dengan baik, maka menurutnya, Covid-19 tidak akan mudah menyerang. Meski juga harus disertai dengan ikhtiar lainnya. Seperti disiplin protokol kesehatan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Melonjaknya kasus Covid-19 harus kita sikapi dengan bijak. Sikap yang bijak ini harus kita wujudkan dalam berbagai hal. Salah satunya terus berupaya menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat, seraya mendekatkan diri kepada Allah SWT meminta pertolongan agar selalu dilindungi,” ungkapnya kepada NU Online Sumenep, Jum’at (23/7/2021).
Pasalnya pria alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep ini menyarankan, selain mengonsumsi obat-obatan medis, menurutnya perlu juga diimbangi dengan obat-obatan herbal yang diramu dengan racikan tradisional. Hal tersebut menjadi sangat penting guna meminimalisir efek samping dari ketergantungan pada obat-obatan medis.
“Kita tidak tahu ya, kapan pandemi ini akan berakhir. Menjaga imun tubuh agar tetap sehat adalah kunci dari kekebalan diri untuk menangkal virus tersebut. Misalnya dengan rutin meminum jamu. Kita juga harus mengimbangi obat-obatan medis dengan ramuan herbal,” imbuhnya.
Dirinya pun memberikan tips terkait ramuan apa saja yang sangat pas dikonsumsi oleh khalayak untuk meningkatkan imun tubuh. Antara lain, rebusan bawang putih dan daun kelor. Dua jenis ramuan tradisional itu menurutnya sangat ampuh untuk menyehatkan badan.
“Tidaklah sulit untuk membuat ramuan tersebut. Karena cara membuatnya pun cukup sederhana. Sangat cocok dikonsumsi setiap hari untuk mendapatkan khasiat yang lebih baik,” terangnya.
1. Bawang Putih
Cara membuat ramuan obat-obatan tradisional yang satu ini sangatlah mudah. Langkah pertama, lima gelas air direbus dengan intensitas api sedang, kupas tujuh siung bawang putih dan cincang halus, lalu masukkan ke air yang sudah mendidih.
Biarkan mendidih sampai kira-kira air yang awalnya lima gelas menjadi tiga gelas. Setelah itu uangkan ke dalam gelas dan diamkan sejenak. Ramuan tradisional bawang putih ini bisa diminum secara rutin setiap pagi siang dan sore. Untuk mendapatkan keutamaan, disarankan pula memakan satu siung bawang putih yang sudah dibakar.
“Minuman bawang putih ini InsyaAllah akan terasa efeknya selama tiga hari. Bagi yang merasakan gejala seperti anosmia, dalam tujuh hingga delapan hari InsyaAllah akan membaik. Bismillah dan tawakkal. Allah yang menyembuhkan. InsyaAllah sehat,” ujarnya.
2. Daun Kelor
Ramuan tradisional Daun Kelor ini tidak kalah ampuhnya dengan Bawang Putih. Pun juga cara membuatnya sangat mudah. Rebus lima gelas air dengan intensitas api sedang, setelah mendidih kemudian masukkan daun kelor kira-kira tiga genggam. Sama seperti yang awal, direbus hingga air yang awalnya lima gelas menjadi tiga gelas.
“Semua ramuan hanya mengunakan satu bahan baku. Saya juga sudah mencobanya langsung, Alhamdulillah kondisi sehat, imun juga bagus,” tuturnya.
Meski begitu, pria yang juga merupakan bagian dari Lembaga Edukasi Santri (LES) As-Subhan ini mengajak kepada semua pihak, selain membiasakan diri dengan mengonsumsi ramuan tradisional, juga menyeimbangkan antara ikhtiar lahir dan batin.
“Mari kita patuhi protokol kesehatan kemudian kita pasrahkan kepada Allah SWT dengan mendekatkan diri dan banyak berdoa semoga wabah yang melanda negara kita segera di angkat oleh Allah dan kita semua di beri kesehatan,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

