Categories:

Keputusan Bahtsul Masail NU Sumenep: Hukum Capit Boneka Haram

- Advertisement -

KEPUTUSAN BAHTSUL MASAIL PCNU SUMENEP

Di MWC NU Guluk-Guluk (Kediaman KH Baijuri Abdissalam, YPI. Mathlaun Najah, Angsanah, Bragung, Guluk-Guluk)
Ahad, 2 Dzulqa’idah 1442 H/13 Juni 2021 M

Pimpinan Sidang:
Lora Moh. Abd. Rozzaaq Imam

Dewan Tashih:
KH. Hafidhi Syarbini

Dewan Tahrir:
1. KH. M. Zainur Rahman Hammam
2. KH. Imam Hendriyadi Syarqawi
3. KH. Hatim A. Tibyan

Notulen:
K. Muhyiddin


FAKTA CAPIT BONEKA

Deskripsi Masalah
Perkembangan ekonomi yang demikian pesat menambah maraknya praktek mu’amalah yang seringkali menyisakan tanya di benak para pelakunya. Taruh saja, kasus transaksi yang awalnya hanya bisa ditemui di mall dan/atau pusat perbelanjaan besar. Namun belakangan ini juga marak di beberapa toko masyarakat luas, berupa
permainan capit boneka.

Prakteknya, Si A beli 1 koin seharga (misalnya) Rp 1000,- pada B (sebagai pemilik kotak mainan) untuk bisa menggerakkan capit dan menjepit salah satu dari tumpukan boneka dalam kotak. 1 koin bisa mengaktifkan capit sekitar 20 detik. Dalam masa itu, si A mungkin memperoleh boneka atau tidak. Mereka yang beruntung bisa mendapatkan sekian banyak boneka dengan kepiawaiannya memainkan permainan ini. Sebaliknya, bagi yang baru tahu, seringkali ia meraup kerugian yang kadang tak sedikit.

Faktanya, baik berhasil atau gagal, uang Rp 1000,- itu hangus. Untuk bermain lagi, si A tentu harus kembali membeli koin. Begitu seterusnya.

Pertanyaan:
a. Bagaimana hukum memainkan capit boneka seperti deskripsi diatas?
b. Jika tidak boleh, bagaimana solusinya mengingat maraknya permainan ini di
kalangan masyarakat?

Jawaban:
Mengingat bahwa permainan sebagaimana deskripsi di atas sudah memenuhi unsur perjudian (yaitu adanya faktor untung-rugi bagi salah satu pihak yang terlibat), sehingga dihukumi haram, maka apapun jenis transaksi antara konsumen dengan pemilik koin adalah haram karena ada pensyaratan judi.

Solusinya, alat permainan itu digunakan untuk tujuan murni hiburan dan/atau melatih ketangkasan dengan keharusan mengembalikan kembali boneka yang diperoleh kepada pemilik permainan.

Referensi

إسعاد الرفيق شرح سلم التوفيق الجزء ٢ صحـ ١.٢
(و) منها اللعب بنحو ذلك (كل ما فيه قمار) وصورته المجمع عليها ان يخرج العوض من الجانبين مع تكافئهما، وهو المراد من الميسـر فى الآية. ووجه حـرمته ان كل واحد متردد بين ان يغلب صاحبه فيغنم او يغلبه صاحبه فيغرم. فان عدلا عن ذلك الى الحكم السبق والرمي بان ينفرد اللاعبين باخراج العـوض ليأخذ منه ان كان مغلوبا وعكسه ان كان غالبا فالاصح حرمته ايضا.

روائع البيان تفسير آيات الأحكام الجزء ١ صحـ ٢٧٩-٢٨٠
الحكم الثالث: ما هي أنواع الميسر المحرّم؟
اتفق العلماء على تحريم ضروب القمار، وأنها من الميسر المحرّم لقوله تعالى: {قُلْ فِيهِمَآ إِثْمٌ كَبِيرٌ} فكل لعب يكون فيه ربح لفريق وخسارة لآخر هو من الميسر المحرم، سواءً كان اللعب بالنرد، أو الشطرنج أو غيرهما، ويدخل فيه في زماننا مثل (اليانصيب) سواء منه ما كان بقصد الخير (اليانصيب الخيري) أو بقصد الربح المجرد فكله ربح خبيث «وإن الله تعالى طيب لا يقبل إلا طيباً».

حاشية البجيرمي على الخطيب الجزء ٤ صحـ ١٨٦
قوله: (والميسر) هو لعب القمار وهو كل لعب تردد بين الغنم والغرم.

إعانة الطالبين الجزء ٣ صحـ ١٣٥
(قوله: وبغير متضمن الخ) معطوف على بمتقومه، أي وخرج بغير متضمن لاستيفاء عين، ما تضمن استيفاءها: أي استئجار منفعة تضمن استيفاء عين، كاستئجار الشاة للبنها، وبركة لسمكها، وشمعة لوقودها، وبستان لثمرته، فكل ذلك لا يصح. وهذا مما تعم به البلوى، ويقع كثيرا.

- Advertisement -
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Fahri Farghiz
Fahri Farghiz
Hanya manusia biasa yang ingin selalu belajar. Tidak ada yang istimewa.
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Rekomendasi

TerkaitBaca Juga

TrendingSepekan!

TerbaruUpdate!

Ketua Ansor Sumenep Serap Aspirasi Kader

0
Pragaan, NU Online Sumenep Kiai Qumri Rahman, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep bincang-bincang santai dengan kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP...

Syarat Izin Operasional Klinik Pratama, Berikut Penjelasan LKNU Sumenep

0
Kota, NU Online Sumenep Selain mensosialisasikan program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM), Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sumenep turut...

Sambut 1 Abad NU, LKNU Sumenep Sosialisasi Posbindu PTM

0
Kota, NU Online Sumenep Guna menyambut peringatan 1 Abad NU, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep melalui departementasinya Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) akan memberikan...

Kiai Zainur: Jangan Mencari Pangkat dan Dunia di NU

0
Manding, NU Online Sumenep KH Muhammad Zainur Rahman Hammam Ali, Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menegaskan, jangan mencari pangkat dan dunia di...
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x