Image Slider

Ketika Mbah Moen Utus Santrinya Membeli Materai

KH. Maimoen Zoebair adalah seorang ulama kharismatk asal Rembang Jawa Tengah dan wafat di Makkah dua tahun silam ketika sedang melaksanakan ibadah haji. Semasa hidup, beliau aktif berkiprah di Nahdlatul Ulama serta mengasuh pondok pesantren Al-Anwar.

Pondok Pesantren Al-Anwar sendiri dirintis langsung oleh Mbah Moen, begitulah beliau biasa disapa, pada tahun 1968. Ribuan santri ditempa mental dan spiritualnya agar bisa menjadi pribadi muslim sebagaimana harapan pendirinya.

Salah satu santri Mbah Moen yang saat ini menjadi da’i populer adalah KH. Bahauddin Nur Salim. Ia mendapat predikat sebagai santri kesayangan Dalam salah satu ceramahnya, KH. Bahauddin Nursalim bercerita tentang salah satu santri Mbah Moen saking dekatnya hubungan beliau.

Dalam salah satu ceramahnya, kiai yang akrab dipanggil Gus Baha ini bercerita tentang salah satu kejadian lucu antara salah satu santri dengan almaghfurlah Mbah Moen.

Gus Baha bercerita, “Suatu waktu Mbah Moen yang sedang membeli sebidang tanah meminta seorang santri untuk membelikannya materai, ‘Cung, tolong belikan saya materai!.’”

“Tak lama kemudian datanglah si santri tadi menghadap Mbah Moen sembari menghaturkan barang yang baru saja dibelinya.

‘Apa ini, Cung?’ tanya Mbah Moen.

‘Baterai, Yai!’ jawab si santri.

Terlihat raut Mbah Moen seakan ingin marah, tapi beliau bertanya lagi, ‘Kamu tahu nggak, Cung, materai itu seperti apa?’

‘Ndak tahu, yai!’

Mendengar jawaban lugu santri, seluruh yang hadir di ruangan itu tertawa terbahak-bahak termasuk Mbah Moen dan pencatat akta tanah,” kenang Rais Syuriah PBNU ini seraya memungkasi ceritanya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga