Image Slider

LTNNU Sumenep Dampingi Pengelolaan Media dan Website Ponpes Nurud Dhalam Ganding

Ganding, NU Online Sumenep

Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan literasi digital di lingkungan pesantren.

Salah satu langkah yang dilakukan ialah memberikan pendampingan pengelolaan media dan website Pondok Pesantren Nurud Dhalam, Ganding, Sumenep, Ahad, 18 Oktober 2026.

Abdul Warits, Sekretaris LTNNU Sumenep mengatakan pendampingan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat publikasi kegiatan pesantren, mengembangkan budaya literasi digital, serta memperluas jangkauan informasi mengenai aktivitas pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh pesantren.

“Pengelolaan media yang terarah, Pondok Pesantren Nurud Dhalam diharapkan mampu menghadirkan informasi yang aktual, informatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, Website pesantren juga diharapkan menjadi pusat informasi digital yang mendokumentasikan berbagai kegiatan sekaligus memperkenalkan identitas dan kiprah pesantren kepada khalayak yang lebih luas.

“Pengelola media pesantren diarahkan untuk memahami pentingnya perencanaan konten, teknik penulisan berita, dokumentasi kegiatan, pengelolaan website dan manajemen Redaksi serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi yang efektif,” katanya.

Lora Muhammad Faqih Alawi, mengatakan penguatan kapasitas pengelola media juga mencakup pentingnya menjaga akurasi informasi, etika jurnalistik, dan tanggung jawab dalam menyebarkan konten di ruang digital.

“Dengan demikian, media pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, tetapi juga menjadi instrumen dakwah, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” katanya.

Sementara itu, Fahri Farghiz, Ketua LTNNU Sumenep mengatakan pendampingan ini merupakan bagian dari ikhtiar mengembangkan ekosistem media Nahdlatul Ulama yang produktif, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

“Penguatan media pesantren juga menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi. Di tengah derasnya arus informasi, pesantren perlu memiliki kemampuan untuk memproduksi dan menyebarkan konten yang mencerahkan, edukatif, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman yang moderat,” katanya.

Alumni Ponpes Nurul Jadid Paiton ini mengatakan sinergi antara LTNNU Sumenep dan Pondok Pesantren Nurud Dhalam Ganding, diharapkan pengelolaan media dan website pesantren dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, media tersebut juga diharapkan mampu menjadi ruang dokumentasi sejarah pesantren, promosi pendidikan, penguatan literasi, dan penyebaran dakwah Islam rahmatan lil alamin,” pungkasnya.

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga