Mekkah, NU Online Sumenep
KKN Internasional Arab Saudi Universitas Annuqayah, Sumenep, Madura resmi diserahkan kepada Sekolah Indonesia Mekkah (SIM), Senin, 17 Agustus 2026.
Rombongan KKN Internasional Arab Saudi yang didampingi oleh DPL Dr. Rosidi Bahri, M.Ag., dari unsur panitia KKN, Abd. Aziz, M.Pd, dan DPL Sekolah Indonesia Jeddah, Muktirrahman, M.E., diterima oleh Kepala SIM dan Komite Sekolah.
KKN Internasional Arab Saudi Universitas Annuqayah yang ditempat di SIM ini mengangkat tema “Penguatan Literasi dan Karakter Kebangsaan Siswa Diaspora Melalui Program KKN Internasional di Sekolah Indonesia Mekkah”.
Bapak Mustofa, Kepala Sekolah Indonesia Mekkah (SIM) berharap teman-teman mahasiswa Universitas Annuqayah bisa memanfaatkan kesempatan KKN ini untuk belajar dan mengamalkan ilmu dan pengetahuan serta bisa membagikannya kepada siswa di Sekolah Indonesia Mekkah.
“Kami harap mahasiswa menjaga kesehatan ditengah aktivitas KKN, ibadah umrah, dan terus menjaga diri serta harus patuh pada undang-undangan dan kondisi sosial Saudi yang jauh berbeda dengan di Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Dr. Rosidi Bahri, M.Ag, mengatakan Program KKN Internasional Arab Saudi ini tidak hanya diarahkan untuk memberikan pengalaman akademik dan sosial kepada mahasiswa di lingkungan internasional, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat literasi, karakter kebangsaan, serta nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan literasi dalam berbagai bidang, termasuk literasi pendidikan, sosial, budaya, keagamaan, dan digital. Pengalaman berinteraksi dengan masyarakat dan komunitas Indonesia di Arab Saudi juga menjadi bagian penting dalam membangun wawasan global tanpa kehilangan identitas kebangsaan,” katanya.
Alumni Doktoral Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini menambahkan KKN Internasional Arab Saudi menjadi momentum bagi mahasiswa untuk belajar bahwa menjadi bagian dari masyarakat global tidak berarti harus meninggalkan akar budaya dan kebangsaan.
“Sebaliknya, mahasiswa didorong untuk mampu memperkenalkan nilai-nilai positif Indonesia sekaligus belajar dari lingkungan internasional. Penguatan karakter kebangsaan menjadi salah satu aspek penting dalam program ini. Mahasiswa diharapkan memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, serta mampu menjaga nama baik almamater dan bangsa selama menjalankan kegiatan di luar negeri,” tambahnya.
Menurutnya, program ini juga diharapkan memperluas jejaring kerja sama Universitas Annuqayah dengan berbagai lembaga dan komunitas di Arab Saudi. Kolaborasi tersebut dapat membuka peluang pengembangan program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pertukaran pengalaman dan pengetahuan.
“Kehadiran mahasiswa Universitas Annuqayah di Arab Saudi juga diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap penguatan akses pendidikan dan literasi bagi masyarakat Indonesia di luar negeri. Dengan pendekatan yang edukatif dan partisipatif, mahasiswa dapat mengambil peran sebagai agen perubahan yang membawa semangat keilmuan dan pengabdian,” pungkasnya.

