Image Slider

Puisi-Puisi Ibna Asnawi

Pelabuhan Kaletthek

1//

tongkang kecil,
tongkang kecil
menghela nasib
hingga tepi gersik
jeda menghantar
gelisah pengendara

2//

sepetak laut,
pangkal dari sulur
sungai sepanjang gersik
hilang seri,
memandang cerutu
dan botol plastik
menghilirimu

3//

nanti camar pulang
senja ditiup angin,
percik cahaya mengambang
dan tongkang berpeluk
laut kaletthek saling menjaga
perasaan

Longos, 15 September 2021.

Pasar Pertigaan

:Longos
bagiku kau
adalah lembar foto
hitam-putih
foto yang menggambar
sepasang warung bambu
memuat ikan pindang rebus

sementara rintik waktu
terus tiris
menyiram keriuhan pasar,
cintaku telah menjadi lumut.

Yk, 30 Oktober 2021.

Kampung Pasar Suno

cericit burung mengalun
berembus ke dasar jiwa
seolah memberi petuah
prahara hari tua
hati sarsuno yang santun,
sudah redam hawa jemawa
demi memetik perhiasan dunia

Yk, 28 November 2021.

Pasar Geddhung

musim kesembilan
mengintip hela rinaimu
dari helai ambunten,
serat pawana
mencatat narasimu terluka
sebab kepedulian memudar
mengikis asih manusia

tanah menyimpan rahasia
lorong menyimpan rahasia

gemulai percakapan pagi hari
redup dari sisimu

Yk, 16 Desember 2021.

Pasar Lorong Anyar

matahari berdenting di atas pundak
aroma uar kopi tumbuk
sudah lama kering
silih sibukmu menata diri
sayur di sebelah mana.
mana di sebelah sayur?
kudengar riakmu
mengikis ngilu peradaban

demi martabat kampung
ialah engkau simfoni kalbu!

Yk, 17 Desember 2021.

*Ibna Asnawi, lahir di Sumenep, 7 November 1996. Pernah mengaji di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga