Batuan, NU Online Sumenep
Taaruf crew dan kontributor NU Online Sumenep yang digelar oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep di Kancakona Kopi milik Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Guluk-Guluk ini merupakan rentetan kegiatan kedua setelah Sosialisasi Pilkada 2020 bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, pada Rabu siang (2/12).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh beberapa kontributor di masing-masing Majelis Wakil Cabang (MWCNU), di antaranya Gapura, Ganding, Pragaan, Lenteng, Giliraja, Giligenting, Talango, Batuputih, Guluk-Guluk, dan lainnya.
Sementara dari jajaran crew, turut hadir Ketua LTN NU Sumenep, Firdausi , Sekretaris LTN, A. Habiburrahman, Tim IT dan Cyber Fahri Farghiz, Pemred NU Online yang juga Divisi Jurnalistik LTN NU Ibnu Abbas, Redaktur Pelaksana A. Warits Rovi, dan Redaktur Ach. Khalilurrahman dan Abdul Warits.
Firdausi menuturkan bahwa ini baru kali pertama kegiatan silaturrahim antara kru dan kontributor NU Online Sumenep setelah sebelumnya telah menyelenggarakan kegiatan daring, yaitu Sekolah Media bersama jatim.nu.or.id.
“Kita harus bergandengan tangan untuk memajukan media milik warga Nahdliyin ini, antara crew dan kontributor harus terbangun hubungan emosional yang kuat. Melalui pertemuan perdana ini, semoga menjadi awal yang baik,” ujarnya dengan santun.
Menurutnya, pemberitaan yang lebih menyentuh pada ranah substansi menjadi konten yang harus terus diperbaiki oleh segenap kontributor, agar sajian tulisan tidak hanya sebatas narasi yang kosong akan makna.
“Nulis berita ala NU itu harus benar dan juga bermanfaat. Karena juga ada berita yang benar tapi tidak bernilai manfaat,” tandasnya seraya membacakan kode etik kepenulisan yang merujuk pada nu.or.id dan jatim.nu.or.id.
Lebih jauh, Pemred NU Online Sumenep juga menyampaikan terkait rencana dalam waktu dekat yang akan menggelar pelatihan jurnalistik khusus untuk para kontributor.
“Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, maka kami dalam waktu dekat akan menggelar Pelatihan Jurnalistik ala NU, agar media kita ke depan betul-betul serius dan professional. Meski di dalamnya penuh canda tawa sebagai ciri khas NU,” pungkasnya seraya mencairkan suasana.
Salah seorang kontributor dari kepulauan Giliraja, Kurdianto, mengapresiasi kegiatan ini. Karena itu meski harus menyeberang laut di tengah cuaca hujan yang mengguyur, tidak menyurutkan semangatnya untuk turut hadir.
“Berangkat dari rumah sekitar pukul tujuh lewat, meski di tengah perjalanan terjadi sedikit kendala, tapi Alhamdulillah saya tidak terlambat,” ujarnya penuh semangat.
Pewarta: Ibnu Abbas
Editor: A. Habiburrahman

